Menguak Misteri Ramalan Jayabaya, dengan Peritiwa Alam di Tahun 2021, Benarkah Akan Terjadi?

Gaya Hidup —Senin, 1 Mar 2021 13:13
    Bagikan:  
Menguak Misteri Ramalan Jayabaya, dengan Peritiwa Alam di Tahun 2021, Benarkah Akan Terjadi?
Ilustrasi - Istimewa

POSKOTAJABAR, BANDUNG

Diawal tahun 2021 kita telah mengalami beberapa bencana alam serta beberapa peritiwa yang membuat hati terenyuh menangis, menurut Ramalan salah satu zaman telah mencatatnya salah satunya adalah dalamRamalan Jayabaya atau Joyoboyo.

Lantas seperti apakah prediksi serta ramalan yang akan terjadi pada tahun 2021.Ramalan, ramalan jayabaya, ramalan tahun 2021, jayabaya, ramalan terbaru, ramalan 2021, ramalan Indonesia 2021

Ramalannya memang cukup tepat dalam menggambarkan situasi dan kondisi di masa depan, tidak terkecuali tahun 2021. Peramal sekaligus raja yang memimpin Kerajaan Kediri pada periode 1135-1157 Masehi itu menggolongkan tahun 2021 sebagai tahun Suryo dalam zaman Kala Surata. 

BACA JUGA : Ramalan Zodiak Besok Selasa 2 Maret 2021, Leo Ingat Komitmen, Gemini Dapat Kejutan

Kedelapan ramalan tersebut adalah Murcaning Noyogenggong Sabdopalon, Semut Ireng Anak-anak Sapi, Kebo Nyabrang Kali, Kejajah Saumur Jagung Karo Wong Cebol, Pitik Tarung Sak Kandang, Kodok Ijo Ongkang-ongkang, Tikus Pithi Anoto Baris dan Reinkarnasi Noyogenggong Sabdo Palon.

Murcaning Noyogenggong Sabdopalon

Noyogenggong dan Sabdo Palon adalah semacam tokoh semar dalam lakon Mahabarata versi Jawa. Noyogenggong adalah simbol penasehat alias pendamping raja atau dibaratkan dengan para menteri anggota kabinet pembantu Presiden.

Semut Ireng Anak-anak Sapi

Ramalan Joyoboyo soal tentang 'Semut Ireng Anak-anak Sapi' sering dihubungkan dengan kedatangan bangsa Eropa, yakni Portugis dan Belanda menjajah Indonesia. Orang Eropa berkulit putih terkenal rajin dan ulet bekerja seperti semut hitam. Mereka juga selalu meminum susu sapi sejak bayi.

BACA JUGA: Sinopsis Ikatan Cinta Senin 1 Maret 2021, Nino Dituduh Pembunuh Roy, Ibu Nino Bongkar Andin Pernah di Penjara

Kebo Nyabrang Kali

Hal tersebut dihubungkan dengan peristiwa mengungsinya pemerintahan kerajaan Belanda ke Inggris.Ini berarti memiliki arti sebagai dibawanya kekayaan Nusantara oleh bangsa asing ke luar negeri.

Kejajah Saumur Jagung Karo Wong Cebol

Ramalan ini diartikan bahwa bangsa Jepang hanya akan menjajah Indonesia seumur jagung yaitu tidak akan lama.Namun ramalan Joyoboyo soal ini diragukan keasliannya. Joyoboyo hidup di tahun 1130 sampai 1157, sementara tanaman jagung baru dikenal pada sekitar tahun 1400-an.

Pitik Tarung Sak Kandang

Ramalan tersebut dikaitkan dengan peristiwa G30 S PKI (Gerakan 30 September PKI) pada 1965 yang menewaskan 7 jenderal tentara angkatan darat.hal ini juga seperti pertikaian satu daerah satu negara atau sesama saudara. ramalan itu sebenarnya adalah isyarat dari para pujangga waktu itu agar masyarakat mewaspadai akan adanya ancaman disintegrasi atau perpecahan bangsa. Peristiwa disintegrasi hingga saat ini masih kerap terjadi. Meski dalam skala kecil.

BACA JUGA : Drama Korea Vincenzo Episode 5 Sub Indo, Jang Jun Woo Bos Besar Perusahaan Babel Sesungguhnya Terbongkar

Kodok Ijo Ongkang-ongkang

Ramalan ini dihubungkan dengan kekuasaan Orde Baru di bawah Presiden Soeharto.Ada juga yang mengartikan ramalan itu dengan kejayaan Islam. Seperti diketahui sejumlah negara Islam di jazirah Arab menggunakan bendera berwarna hijau.

Tikus Pithi Anoto Baris

Ramalan tersebut menyimbolkan dari rakyat jelata yang memiliki angan-angan dan cita-cita untuk meraih mimpi.

Namun mimpi itu tak pernah terwujud karena ulah para elite penguasa yang korup dan bertindak semaunya sendiri.

Akibatnya rakyat kecil ini kemudian bersatu mencari jalan untuk menentukan hidupnya sendiri. "Tikus pithi itu ibarat rakyat kecil yang selalu mempunyai harapan untuk meraih mimpi namun terhalang oleh perilaku korup dari elite politik. Maka kemudian mereka bersatu mencari jalan sendiri .Ramalan, ramalan jayabaya, ramalan tahun 2021, jaya baya, ramalan terbaru, ramalan 2021, ramalan Indonesia 2021. 

Reinkarnasi Noyogenggong Sabdo Palon

Noyogenggong dan Sabdo Palon adalah semacam tokoh semar dalam lakon Mahabarata versi Jawa. Noyogenggong adalah simbol penasehat alias pendamping raja atau dibaratkan dengan para menteri anggota kabinet pembantu Presiden.

Noyogenggong, adalah simbol penasihat alias pendamping seorang raja yang dalam kisah pewayangan dikenal dengan Punokawan. Sebelum pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014 banyak yang mengharapkan bahwa Joko Widodo adalah Ratu Adil seperti yang diramalkan oleh Joyoboyo.

Namun kemudian setelah setahun lebih kepemimpinannya tak menunjukkan bahwa Jokowi adalah Ratu Adil, masyarakat kemudian berharap bahwa Noyogenggong dan Sabdo Palon muncul sebagai penasihat raja.-RES

BACA JUGA: Menguak Misteri Ramalan Jayabaya, dengan Peritiwa Alam di Tahun 2021, Benarkah Akan Terjadi?

 

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait