Densus 88 Antiteror Amankan 12 Teroris di Jawa Timur, Diduga Berafiliasi ke Kelompok Jamaah Islamiyah

Nasional —Selasa, 2 Mar 2021 06:37
    Bagikan:  
Densus 88 Antiteror Amankan 12 Teroris di Jawa Timur, Diduga Berafiliasi ke Kelompok Jamaah Islamiyah
Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono, mengatakan, bahwa Densus 88 Mabes Polri menangkap 12 terduga terorisme di Jatim. (humas polri)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Diduga akan melakukan aksi amaliah, 12 teroris diamankan Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Jawa Timur (Jatim), Senin (01/03/2021). Ke-12 terduga teroris itu adalah, UBS alias F, TS, AS, AIH alias AP, BR, RBM, Y, F, ME, AYR, RAS, MI. Mereka diduga berafiliasi dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Rusdi Hartono, mengatakan, bahwa 12 terduga terorisme diketahui telah menyiapkan aksi Amaliah. Namun, hal itu digagalkan karena ditangkap Densus 88 Antiteror terlebih dahulu. 

"Yang perlu dicatat oleh kita semua, mereka juga telah berencana melakukan amaliah yang tentunya ini perlu kami perhatikan dan rencana amaliah dapat dilakukan upaya-upaya pencegahan dari Densus 88 Antiteror Polri," kata Rusdi.

BACA JUGA:  Usai Tinjau Vaksinasi Massal, Jokowi Resmikan Kereta Rel Listrik Yogyakarta - Solo

Kendati demikian, Rusdi tak mengungkap soal lokasi aksi Amaliah tersebut.  Rusdi menyatakan, terkait dengan aktivitas terorisme tidak hanya dapat diselesaikan oleh Polri maupun instansi yang lain. Namun, Polri sangat melihat bahwa peran serta masyarakat menjadi sesuatu yang penting penanganan aksi terorisme di tanah air. 

"Dengan peran serta masyarakat, tentunya dapat mempersempit ruang gerak daripada jaringan terorisme dan juga dari peran serta masyarakat menjadi sistem peringatan dini sosial terhadap potensi-potensi aksi terorisme di tanah air," ujar Rusdi.

Polisi juga menyita sejumlah senjata api (senpi) rakitan, amunisi berupa peluru dan senjata tajam (sajam)  dengan berbagai jenis saat menangkap 12 terduga terorisme di wilayah Jawa Timur (Jatim). "Telah diamankan barang bukti berupa lima puluh butir peluru 9 mm, satu pistol rakitan berjenis FN," katanya.

Selain itu, kata Rusdi, pihak kepolisian juga mengamankan sejumlah bendera daulat berwarna hitam dan putih. Setidaknya, dalam penangkapan itu ada empat bendera dengan warna hitam dan putih yang dijadikan barang bukti. 

BACA JUGA:  Kabar Gembira untuk Kamu yang Mau Kuliah, Ini Daftar Tempat Kuliah Gratis dan Sekolah Ikatan Dinas 2021

Rusdi menyebut, terdapat beberapa jenis senjata tajam yang juga diamankan oleh penyidik Densus. Semua senjata itu, telah disimpan dengan rapih di salah satu markasnya.

"Pisau delapan, samurai ada dua, golok tiga buah, dan senjata tajam lainnya berbentuk busur kurang lebih 23 yang dijadikan barang bukti," ujar Rusdi. (Poskota/adji/win)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait