Wartono Tewas Setelah Menghirup Gas Beracun di dalam Sumur

Jawa Barat —Selasa, 2 Mar 2021 06:56
    Bagikan:  
Wartono Tewas Setelah Menghirup Gas Beracun di dalam Sumur
Warga Curughawu lakukan evakuasi wartono yang tewas di dalam sumur. (foto:ist)

POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.

Salah seorang warga Curughawu RT 04/ 02 Desa Puspajaya Kecamatan Puspahiang, tewas di dalam sumur setelah menghirup gas beracun di dalam sumur yang ia bersihkan, kemarin.

Kapolsek Puspahiang, AKP Asep Nurjaman, saat dihubungi melalui sellulernya mengatakan, tewasnya tukang penggali sumur berawal dari tiga rekanannya sedang melakukan pembersihan di dalam sumur menggunakan mesin penyedot, karena air sumur tersebut mengeluarkan bau bangkai.  Senin(1/3/2021)

"Setelah tiga rekannya berusaha membersihkan air sumur menggunakan mesin penyedot, Wartono akhirnya turun ke dasar sumur dengan kedalaman sekitar 12 meter," kata Asep Nurjaman, Senin (01/03/2021).

Namun, Ketika sedang membersihkan di dasar sumur korban meminta tolong kepada teman yang beada di atasnya, di duga korban saat sedang membersihkan mencium bau gas tersebut dan langsung lemas.

BACA JUGA : Hari Pertama Kerja, Jeje Wiradinata Ajak Eselon II Fokus pada Tugas Jangan Berpikir Soal Mutasi

 

Tali Penarik Terputus

Setelah itu, kata Asep, salah satu rekannya  pun langsung berusaha menolong dengan masuk kedalam sumur menggunakan tali penarik, ketika ditarik bersama-sama.

"Na'as tali yang dipalainya putus hingga keduanya terjatuh dengan posisi Wartono di bawah," ujarnya

Akibatnya, Wartono meninggal dunia di dalam sumur sementara rekannya mengalami luka robek dan memar.

"Atas kejadian tersebut langsung warga lain untuk melakukan evakuasi," terangnya.

Sementara itu, untuk korban luka langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, sedangkan korban yang meninggal di serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan pada hari itu juga.( Kris)


BACA JUGA : Wartono Tewas Setelah Menghirup Gas Beracun di dalam Sumur

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait