Hari Kedua Tim SAR Gabungan di Pangandaran Kembali Lakukan Pencarian Nelayan yang Hilang

Jawa Barat —Selasa, 2 Mar 2021 11:22
    Bagikan:  
Hari Kedua Tim SAR Gabungan di Pangandaran Kembali Lakukan Pencarian Nelayan yang Hilang
Kapal Patroli Satpol Air Polres Ciamis VIII/2432 dan perahu nelayan tengah melakukan pencarian nelayan yang hilang. (dry)

POSKOTAJABAR, PANGANDARAN.

Hari kedua Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos TNI AL Pangandaran, Satpolair Polres Ciamis, Basarnas Kantor Unit Pangandaran, SAR Baracuda Pangandaran, dan Balawista kembali melakukan pencarian nelayan yang hilang dengan cara berkeliling di tengah laut, Selasa (02/03/2021).

Dari pantauan POSKOTAJABAR, Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian di tengah laut pada pukul 08.00 WIB pagi, pencarian nelayan yang hilang di hari kedua Satpol Air Polres Ciamis menerjunkan Kapal Patroli VIII/2432. Sedangkan, SAR Baracuda dan nelayan lainnya menggunakan perahu.

Sebelumnya, Dede Suratman (25) warga Dusun Ciokong Rt 02/02 Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih yang merupakan seorang nelayan pencari benih (benur,red) lobster, telah dilaporkan hilang di sekitaran Perairan Teluk Pananjung, tepatnya di Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat pada Senin (01/03/2021) pagi.

BACA JUGA:  Dari Pejabat Sampai Tokoh Agama Jalani Vaksinasi Covid-19 di Balai Kota Bandung

Kasatpol Air Polres Ciamis, AKP Sugianto, mengatakan, pencarian nelayan yang hilang di hari kedua ini di fokuskan di laut dan darat. "Kita sama SAR Baracuda berkeliling di radius 2 mil dari daratan. Tim dari Balawista menyisir di bibir pantai," ujarnya kepada POSKOTAJABAR saat di tengah laut, Selasa (02/03/2021).

Sugianto berharap, korban bisa segera ditemukan pada hari kedua pencarian. "Semoga hari ini pencarian membuahkan hasil dan korban dapat ditemukan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, seorang nelayan pencari benih (benur,red) lobster, telah dilaporkan hilang di sekitaran Perairan Teluk Pananjung, tepatnya di Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat, Senin (01/03/2021) pagi.

BACA JUGA:  Wartono Tewas Setelah Menghirup Gas Beracun di dalam Sumur

Korban bernama Dede Suratman (25) warga Dusun Ciokong Rt 02/02 Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Sampai berita ini ditayangkan proses pencarian korban masih berlangsung. (dry)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait