Covid-19 Sangat Menghambat Kegiatan Usaha, Indonesia Menghadapi Resesi Ekonomi

Jawa Barat —Selasa, 2 Mar 2021 11:52
    Bagikan:  
Covid-19 Sangat Menghambat Kegiatan Usaha, Indonesia Menghadapi Resesi Ekonomi
Ketua Dewan Penasehat Kadin Jawa Barat, Agung Suryamal Sutrisno (tengah). (Ist)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Ketua Dewan Penasehat Kadin Jawa Barat (Jabar), Agung Suryamal Sutrisno, mengatakan, saat ini secara global kita sedang mengalami pandemi Covid-19 yang sangat menghambat kegiatan usaha, baik skala mikro, kecil, menengah maupun besar. Bahkan, Indonesia juga tengah menghadapi resesi ekonomi. 

"Berbagai sektor usaha mengalami slowdown, berbeda dengan krisis yang terjadi pada tahun 1998 yang hanya dirasakan oleh UMKM. Dampak pandemi Covid-19 ini dirasakan oleh semua kalangan pengusaha. Yang menarik, sektor pangan tidak terganggu, malah pemerintah sangat membantu sektor pangan ini," kata Agung Suryamal Sutrisno.

Agung Suryamal Sutrisno yang juga mantan Ketua Kadin Jabar periode 2008-2018, mengatakan hal itu pada saat membuka acara Coffee Monday episode ke-33, pada Senin, (01/03/2021) di Aula Lt.1 Graha Kadin Kota Bandung, Jalan Talaga Bodas No. 31 Kota Bandung.

BACA JUGA:  Hari Kedua Tim SAR Gabungan di Pangandaran Kembali Lakukan Pencarian Nelayan yang Hilang

Acara Coffee Monday Kadin Kota Bandung kali ini mengambil special topic Credit Insurance “An Aid To Your Finance”. Hadir juga Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa. Acara ini disponsori PT. Askrindo Mitra Utama.

Sebagai narasumber Frederik CV Tassyam, Presdir PT. Askrindo Mitra Utama, Komite Tetap Organisasi dan Keanggotaan, Rustam Hutabarat, Koordinator Acara Coffee Monday dan Komite Tetap MICE dan Promosi Usaha, Ilwan Syahwildan, serta Komite Tetap Waralaba dan Kemitraan, Bhakti Desta Alamsyah.


Ketua Kadin Kota Bandung, Iwa Gartiwa, mengatakan Kadin Kota Bandung saat ini dipercaya oleh LPDB dan Kejaksaan Negeri Bandung dalam Program penyaluran  dana bergulir dari LDB ke koperasi, dan bagi UMKM yang memerlukan bisa mengajukan ke Kadin melalui koperasi. 

"Adanya PT. Askrindo Mitra Utama yang dapat menjamin kredit UMKM tentu sangat menggembirakan, karena selama ini kita membutuhkan lembaga penjaminan untuk bantuan dari pusat (LPDB) tersebut, sehingga gayung bersambut," kata Iwa Gartiwa.

BACA JUGA:  Dari Pejabat Sampai Tokoh Agama Jalani Vaksinasi Covid-19 di Balai Kota Bandung

Sementara itu, Frederik CV Tassyam, Presiden Direktur PT. Askrindo, menyampaikan bahwa PT Askrindo Mitra Utama adalah anak perusahaan PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) bergerak dalam bidang keagenan pemasaran produk-produk dari PT. Askrindo.

"Askrindo Mitra Utama hadir untuk memberikan pengalaman asuransi yang terbaik dengan memberikan proteksi, perlindungan, dan solusi asuransi bisnis mulai dari mikro, UKM sampai mengelola resiko serta perlindungan yang sesuai untuk keluarga," ujar Frederik. (*/nst)


Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait