Kota Cimahi Resmi Naikan Tarif Parkir 100 Persen, Parkir Tepi Jalan

Jawa Barat —Selasa, 2 Mar 2021 17:09
    Bagikan:  
Kota Cimahi Resmi Naikan Tarif Parkir 100 Persen, Parkir Tepi Jalan
Kadishub Kota Cimahi, Hendra Gunawan, mengungkapkan, tarif parkir di Kota Cimahi naik 100%. (Bagdja)

POSKOTAJABAR, CIMAHI.

Kota Cimahi secara resmi menerapkan tarif baru atau ada menaikan tarif parkir tepi jalan. Retribusi parkir tepi jalan (on street) itu, seiring dengan telah terbitnya Peraturan Walikota Cimahi Nomor 7 Tahun 2020, yang salah satunya mengatur soal tarif parkir. Tarifnya naik hingga 100 persen.

Kenaikan tarif untuk kendaraan bermotor roda dua dari asalnya Rp. 1.000 menjadi Rp 2.000. Sedangkan untuk kendaraan roda empat, dari asalnya Rp. 2.000 menjadi Rp. 4.000. Sementara, untuk mobil box dari asalnya Rp. 2.500 menjadi Rp. 5.000.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Hendra Gunawan, mengungkapkan, kenaikan tarif parkir hingga 100% itu, ditujukan untuk meningkatkan pelayanan parkir di Kota Cimahi. Juga, karena sudah lama tidak ada penyesuaian tarif.    

"Kenaikan tarif retribusi parkir acuannya ke Peraturan Wali Kota Cimahi Nomor 7 Tahun 2020. Kami akan sosialisasikan ini ke masyarakat, supaya mereka tidak bertanya-tanya," kata Hendra, Selasa (2/3/2021). 

BACA JUGA:  Pemkot Sukabumi Serahkan Dua Draf Raperda ke Legislatif

Sosialisasi ini akan dijalankan selama kurang lebih satu minggu ke depan, termasuk juga sosialisasi tentang lokasi-lokasi yang tidak boleh dipakai untuk parkir umum. Sehingga, nantinya kendaraan yang parkir di pinggir jalan tidak mengganggu pengguna lalu lintas lainnya.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Dessy Setiawati, menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengganti papan pengumuman tarif parkir di Kota Cimahi. "Seminggu ini kita sambil sosialisasi, kita ganti juga papan pengumuman tarif parkirnya," ujarnya.

Ia mengatakan, kenaikan tarif parkir tersebut berdampak terhadap target retribusi dari sektor parkir tepi jalan tahun ini. Tahun ini, kontribusi dari sektor retribusi parkir di Kota Cimahi ditargetkan mencapai Rp. 1,2 miliar yang masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tahun lalu, target dari retribusi parkir tepi jalan umum di Kota Cimahi hanya Rp. 433.093.000. Realisasi penerimaan retribusinya hingga akhir tahun mencapai Rp 438.007.000 atau 101,13 persen. “Jadi, surplus Rp 4.914.000,” ucap Dessy.

BACA JUGA:  Covid-19 Sangat Menghambat Kegiatan Usaha, Indonesia Menghadapi Resesi Ekonomi

Salah seorang warga Cimahi, Wawan (35), mengaku mendukung langkah yang dilakukan Pemkot Cimahi. Wawan meminta kenaikan tarif parkir harus diikuti oleh peningkatan pelayanan dari juru parkir. Terkadang ada jukir yang saat kendaraan datang tidak ada, tapi saat akan keluar tiba-tiba muncul dan meminta bayaran. 

"Kenaikan harus diimbangi dengan pelayanan. Juru parkir harus punya tanggung jawab, minimal menjaga dan mengatur tempat parkir supaya tidak semerawut. Misal ketika ada yang kesusahan keluar dari parkiran, jukir bisa membantu menggeserkan motor yang menghalangi, dan yang lain-lainnya," terang pegawai swasta yang sehari-hari memakai motor ini," ungkapnya. (Bagdja)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait