Oknum TNI AL Diduga Aniaya Dua Orang Wartawan di Banjar, Beginilah Kronologisnya!

Jawa Barat —Rabu, 3 Mar 2021 06:46
    Bagikan:  
Oknum TNI AL Diduga Aniaya Dua Orang Wartawan di Banjar, Beginilah Kronologisnya!
Foto ilustrasi (foto: antara)

POSKOTAJABAR, BANJAR.

Dua orang wartawan media online di Kota Banjar, Jawa Barat, bernama Edi Sutisna (Sergap Reborn) dan Agus Purwadi (Fokusjabar), menjadi korban penganiayaan seorang oknum TNI AL berpangkat Peltu dengan inisial IJ. Lokasi kejadian di Stadion Patroman, Komplek Terminal, Lingkungan Parung Lesang, Kelurahan/Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, Selasa (02/03/2021).

Berdasarkan informasi yang diterima POSKOTAJABAR, penganiayaan terjadi pada saat kedua wartawan online tersebut sekitar pukul 13.00 WIB tengah meliput audiensi antara pihak PT HK (Pelaksana pemasangan pipa Pertamina) dengan pihak karyawan HK terkait upah yang belum dibayarkan kepada karyawan.

Salah satu korban penganiayaan, Agus Purwadi, wartawan media online Fokusjabar, mengaku, ketika itu dia bersama rekan wartawan lain, Edi Sutisna (media Sergap Reborn), mendapat informasi bahwa ada karyawan yang audensi menuntut perusahaan karena tidak dibayarkan gajinya selama 2,5 bulan.

BACA JUGA:  Akibat Pandemi Covid-19, Pemkab Pangandaran Lakukan Refocusing Anggaran

"Pada saat itu, saya bersama Edi sampai di lokasi langsung masuk ke dalam ruangan yang sedang audiensi," ujarnya, saat dihubungi POSKOTAJABAR melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa (02/03/2021) malam.

Selang sekitar 30 menit, kata Agus, pelaku yang merupakan oknum anggota TNI AL itu meminta kami berdua untuk keluar karena mau membicarakan internal.

"Ketika kami berdua sampai parkiran dan hendak pulang, pelaku memanggil kami berdua dan langsung melakukan tamparan sebanyak satu kali," katanya.

Tidak sampai disitu, Agus mengaku, setelah melayangkan tamparan yang pertama, pelaku pun kembali menampar saya sebanyak satu kali dan memukul Edi ke ulu hati.

"Selain memukul, pelaku juga meminta Handphone dan KTA milik kami dan membawanya. Selang berapa menit kemudian kami dipanggil dan pelaku langsung mengembalikan HP dan KTA kami," tuturnya.

BACA JUGA:  Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Bandung Relatif Stabil, Pemantauan Disdagin Kota Bandung

Akibat kejadian tersebut, sambung dia, korban Edi mengalami sakit di dada dan pipi sebelah kiri. Sedangkan dirinya mengalami luka lebam pada pipi sebelah kanan.

"Akibat penganiayayaan tersebut saya mengali luka lebam, dan kejadian ini sudah kami laporkan
kepihak Subdenom III/2/4 Banjar pada pukul 16.30 WIB," terang Agus.

Pelaku sendiri telah diamankan oleh Subdenom III/2/4 Banjar dan tengah menjalani pemeriksaan dan selanjutnya akan dilimpahkan ke Subdenpom AL (Bandung). (dry)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait