Xiaomi Hidupkan Lagi MiTalk untuk Saingi Clubhouse

Pendidikan —Rabu, 3 Mar 2021 09:53
    Bagikan:  
Xiaomi Hidupkan Lagi MiTalk untuk Saingi Clubhouse
Image/Pinterest

POSKOTAJABAR,BANDUNG

Clubhouse merupakan aplikasi media sosial berbasis audio yang diluncurkan pada April 2020. Aplikasi ini jadi populer sejak Elon Musk melakukan wawancara di sana.

Xiaomi  dilaporkan merilis kembali aplikasi pesan instan, MiTalk. Jauh sebelum Clubhouse atau bahkan WeChat, Xiaomi pada November 2010 lalu pertama kali meluncurkan aplikasi ini. Namun sayangnya, aplikasi ini tidak pernah benar-benar berhasil dan perusahaan menutup operasinya pada 19 Februari 2021.

Tidak lama setelah penutupan tersebut, Xiaomi mengejutkan netizen dan menghidupkan kembali MiTalk dengan embel aplikasi tiruan Clubhouse di Tiongkok pada 26 Februari. Dengan dirilisnya kembali aplikasi tersebut, deskripsi MiTalk di toko aplikasi pun berubah. Deskripsi pada situs resminya jelas menyatakan kalau dia adalah klon Clubhouse.

Image/Facebook

BACA JUGA : Kabar Gembira ! Insentif Kartu Prakerja Cair 05 Maret 2021

Dilansir dari Gizchina, Senin (1/3), Mi Talk disebut akan diuncurkan kembali sebagai aplikasi chatting berbasis suara untuk kaum profesional. Mirip dengan Clubhouse.

Karena akan menjadi produk yang benar-benar baru, akun dan data yang sebelumnya disimpan oleh pengguna yang memiliki Mi Talk versi terdahulu tidak akan bisa dipindahkan ke Mi Talk versi teranyar ini.

Aplikasi Mi Talk versi baru ini telah diluncurkan untuk versi Android dan iOS, tetapi masih dalam tahap awal pengembangan. Mi Talk ini sendiri masih dalam tahap uji coba tertutup.

BACA JUGA : BARS Aplikasi Pesaing TikTok Dari Facebook

Rencananya, dalam beberapa hari ke depan aplikasi ini akan diperbarui oleh Xiaomi. Uji coba beta publik dengan undangan yang lebih banyak juga bakal dibuka oleh raksasa teknologi asal Negei Tiongkok ini. Namun, belum ada keterangan lebih lanjut apakah aplikasi ini akan dirilis pula di luar Cina.

Seperti disebutkan oleh Global Times, sebuah startup asal Cina merilis aplikasi sosial berbasis audio yang berbahasa Cina. Angka unduhan aplikasi tersebut terus naik, menunjukkan betapa tenarnya konsep aplikasi sejenis Clubhouse ini di Cina.

Namun perlu dicatat, beberapa aplikasi pesaing Clubhouse di Tiongkok juga sudah ada, seperti Dizhua, Tiya, dan Yalla. Jadi, kita tunggu saja bagaimana aplikasi ini akan berkembang di pasar Tiongkok.

BACA JUGA : Xiaomi Hidupkan Lagi MiTalk untuk Saingi Clubhouse

Editor: Reza
    Bagikan:  


Berita Terkait