Tidak Ada Izin dari Satgas Covid-19, Acara Pemotretan Booklet SMAN 4 Tasikmalaya Dibubarkan Petugas

Jawa Barat —Rabu, 3 Mar 2021 14:39
    Bagikan:  
Tidak Ada Izin dari Satgas Covid-19, Acara Pemotretan Booklet SMAN 4 Tasikmalaya Dibubarkan Petugas
Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Tawang, Aipda Dani Firmansyah, menyampaikan pengarahan kepada EO dan para siswa-siswi SMAN 4 Tasikmalaya akhirnya membubarkan diri. (Kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.

Diduga karena tidak ada izin dari tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya, kegiatan sesi pemotretan booklet Siswa-siswi SMAN 4 terpaksa dibubarkan petugas, Rabu (3/3/2022). 

Pantauan POSKOTA JABAR, petugas Satgas dengan event organizer (EO) sebagai fotografer sempat terjadi adu argumentasi, di lokasi kegiatan, tepatnya di Jalan Tarumanagara Kelurahan Tawangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.


Tim Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Tasikmalaya langsung membubarkan kerumunan tersebut, secara mendadak. "Karena ada laporan dari warga, bahwa banyak pelajar berkerumun di depan Penginapan Sunda tidak menerapkan protokol kesehatan (prokes)," ujar anggota Satgas Covid-19 Kota Tasikmalaya.

Pihak EO, saat di temui di lokasi, Gebby Bagaskara (37), Warga Setiawaras Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, mengakui, acara yang akan berlangsung dengan pemotretan kelulusan tersebut, memang tidak mengantongi izin resmi dari Satgas Covid-19.

"Acaranya menjadikan kerumunan para pelajar serta tidak menerapkan protokol kesehatan. Kami menyadari atas kesalahan in. Karena tidak mengantongi izin dari Tim Satuan Tugas Covid-19, akhirnya kami membubarkan diri," ucap Gebby.


Bhabinkamtibmas Kelurahan Tawangsari Polsek Tawang, Aipda Dani Firmansyah, langsung melakukan arahan terhadap ratusan pelajar termasuk kepada pihak EO. "Setelah memberikan arahan, mereka akhirnya menyadari dan satu persatu membubarkan diri," ujar Dani Firmansyah. (Kris)
Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait