Tanggapan Walikota dan Wakil Walikota Bandung Soal Varian Baru Corona B117, Ini Kata Mereka!

Jawa Barat —Rabu, 3 Mar 2021 18:18
    Bagikan:  
Tanggapan Walikota dan Wakil Walikota Bandung Soal Varian Baru Corona B117, Ini Kata Mereka!
Walikota Bandung Oded M. Danial dan Wakil Walikota Yana Mulyana, tanggapi tentang varian baru virus Corona (B117). (Humas Pemkot Bandung)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Walikota Bandung, Oded M. Danial, telah menerima kabar dari Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil, tentang varian baru virus Corona (B117) yang terkenal ganas. Untuk itu, warga yang baru pulang dari luar negeri diimbau untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.

Penderita corona varian baru tersebut, jelas Oded, adalah pekerja migran indonesia (PMI) asal Karawang yang bekerja di Arab Saudi. Dia kedaptan positif Corona setelah dites PCR di Bandara Soekarno-Hatta.

"Tadi, Pak Gubernur sampaikan, di Karawang ada dua, ini covid varian baru yang sangat ganas. Varian baru ini, lebih ganas," kata Oded di Balai Kota Bandung, Rabu (03/03/2021).

BACA JUGA:  Ridwan Kamil, "Vaksin Anhui Siap Diluncurkan, untuk Memenuhi Jumlah Vaksin Covid-19 di Indonesia yang Terbatas"

Oleh karenanya, Oded meminta warga Kota Bandung untuk berhati-hati. "Saya imbau, kepada warga untuk berhati-hati dengan selalu menerapkan prokes (protokol kesehatan)," tandasnya.

Kepada warga yang baru pulang dari luar negeri, Oded meminta mereka harus melakukan karantina mandiri. "Harus prokes, harus melakukan karantina selama 14 hari," tuturnya.

Jaga Jarak Satu Meter

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana, mengungkapkan, kehadiran virus baru tersebut perlu disikapi dengan tepat yakni dengan tetap menerapkan prokes secara ketat. "Kuncinya semua orang jaga diri masing-masing lewat prokes, kalau itu terus kita lakukan nsya Allah," tuturnya di RSP Unpad, Rabu, (03/03/2021).

Menurut Yana, karakter virus baru tersebut sepertinya hampir sama dengan virus corona, yakni mereka bisa bermutasi di selaput hidung, mata, dan mulut.  Sehingga, prokes sudah menjadi sebuah budaya baru yang wajib diterapkan.

BACA JUGA:  Gubernur Jabar Meminta Unpad Meneliti dan Melacak Varian Baru Virus Corona

"Jadi, selama kita proteksi itu dengan masker insya Allah tidak menular dan tidak tertular lalu cuci tangan. Karena tanpa disadari, dalam sehari kita 3.000 kali nyentuh area muka. Dan jaga jarak, karena droplet muncrat jarak 30-50cm. Kalau jaga jarak 1 meter dia tidak nempel di tubuh kita," tuturnya. (Aris)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait