Para Pengrajin Perkakas di Manonjaya Berharap Bisa Mendapat BLT UMKM untuk Modal Usaha

Jawa Barat —Kamis, 4 Mar 2021 15:35
    Bagikan:  
Para Pengrajin Perkakas di Manonjaya Berharap Bisa Mendapat BLT UMKM untuk Modal Usaha
Pengrajin perkakas dari Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya tengah melakukan produksi. (Kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.

Para pengrajin perkakas di Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, berharap bisa mendapat bantuan langsung tunai (BLT) UMKM sebesar Rp. 2,4 juta dari pemerintah pusat. Sebab, sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) mereka masih kebingungan mendapatkan modal usaha. 

Mereka juga merasa bingung. Pada saat ramai-ramai banyak yang mendapatkan bantuan langsung tunai (BLT) UMKM sebesar Rp. 2,4 juta dari pemerintah pusat, para pengrajin perkakas di Manonjaya malah tidak mendapatkan bantuan itu.


Padahal, mereka juga sama-sama membutuhkan modal usaha. Dengan prosedural baru, para pengrajin perkakas ini malah kebingungan untuk syarat-syarat yang harus ditempuh. Hal tersebut diungkapkan salah seorang pengrajin perkakas, Undang Sukendar, dari Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Undang Sukendar(46), Warga Pasirpanjang Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya hampir puluhan tahun, usahanya tersebut sangat membutuhkan modal usaha. "Tetapi, hingga sekarang dana untuk  modal usaha pun tak pernah mendapatkan," ungkapnya.

"Apalagi, sekarang ramai-ramai usaha kecil maupun yang tak berusaha malah mendapatkan dana. Kita yang sudah puluhan tahun sebagai pengrajin, tak pernah sedikitpun mendapatkan bantuan, yang ada malah bingung," tandasnya.


Ia mengatakan, tetap harus membuka kembali usaha sebagai pengrajin perkakas, walaupun modal tidak ada. "Apalagi, di situasi pandemi Covid-19 ini sangat dirasakan sekali. Mudah-mudahan, pemerintah daerah, provinsi maupun pusat dapat memperhatikan nasib para pengrajin perkakas," harapnya. (Kris)
Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait