Kecamatan Bandung Wetan Merekomendasikan Pencabutan Izin Usaha Dua Tempat Hiburan yang Nakal

Jawa Barat —Kamis, 4 Mar 2021 18:22
    Bagikan:  
Kecamatan Bandung Wetan Merekomendasikan Pencabutan Izin Usaha Dua Tempat Hiburan yang Nakal
Camat Bandung wetan, Sony Bachtiar . (Aris)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.
 

Kecamatan Bandung Wetan merekomendasikan pencabutan izin usaha dua tempat hiburan yang nakal, yang telah berulang kali melanggar protokol kesehatan (prokes). 

Camat Bandung Wetan, Sony Bachtiar, mengatakan persoalan dua tempat usaha nakal yang telah berulang kali melanggar prokes itu, saat ini tengah dibahas tim Dinas Perizinan, Bagian Hukum, dan Satpol PP.

"Ini berproses karena harus ada kajiannya," ujar Sony di Taman Dewi Sartika, Bandung, Kamis, (04/03/2021).

Dua tempat usaha nakal yang berulang kali melanggar prokes itu, diketahui pihak kecamatan berkat giat pengawasan dan penindakan yang dilakukan secara intensif. Mengingat wilayah Bandung Wetan berada di pusat kota, dan banyak tempat usaha berupa cafe atau tempat hiburan.

"Selama ini, cafe dan tempat hiburan kerap melanggar protokol kesehatan," terangnya.

BACA JUGA:  Tidak Melaksanakan Putusan BANI, PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Husein Sastranegara Bandung Digugat PKPU

Sejak Desember 2020 silam, Sony bersama jajaran Satpol PP dan didukung oleh kepolisian serta TNI sudah menyegel di 24 tempat usaha. Termasuk dua di antaranya sudah direkomendasikan untuk pencabutan izin.

“Ada dua tempat yang kita rekomendasikan pencabutan izin karena sudah beberapa kali. Izinnya juga menyalahi karena itu ada restoran difungsikan jadi tempat hiburan. Satu menyalahi operasional dan menyalahi jam operasinal termasuk okupansi," katanya.

Sony mengungkapkan, tim Satgas Penanganan Covid-19 Bandung Wetan terdiri dari berbagai elemen dan terbagi tiga tim. Satu tim dibagi dua kelompok yang terus memantau dan berkeliling dari pagi hingga malam.

“Tempat hiburan ini kucing-kucingan. Kita datang sudah tutup. Begitu kita sudah tidak di tempat, buka lagi. Karena kita harus keliling dan ketika kembali lagi kita tidak segan menyegel tempat itu,” tegasnya.

BACA JUGA:  Wartawan Anggota PWI Unit Pemkot Cimahi Mulai Disuntik Vaksin Covid-19

Sony menegaskan, upaya pengawasan ketat ini demi menekan penyebaran Covid-19. Mengingat hingga kini Bandung Wetan termasuk wilayah dengan sebaran Covid-19 cukup rendah.

Sekali pun dari warga masyarakat Bandung Wetan terpantau cukup patuh melaksanakan protokol kesehatan, namun Sony harus tetap siaga. Sebab, wilayahnya merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat Kota Bandung dan sekitarnya.

“Tahap berikutnya apabila tetap membandel setelah disegel, maka kita rekomendasikan pencabutan izin. Ini berarti ada pihak-pihak yang masih mementingkan kepentingan pribadi, mengabaikan kepentingan kita bersama yaitu masalah kesehatan,” tuturnya. (Aris)


Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait