Tak Dilengkapi Izin Operasional, Cafe di Cipanas Disegel Satpol PP

Jawa Barat —Kamis, 4 Mar 2021 19:50
    Bagikan:  
Tak Dilengkapi Izin Operasional, Cafe di Cipanas Disegel Satpol PP
Segel berupa stiker bertuliskan "Dalam Pengawasan PPNS Pol PP" terpampang di dinding bangunan salah satu cafe di Cipanas yang didapati tidak memiliki izin operasional. (Nuki)

POSKOTAJABAR, CIANJUR.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) bersama Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, melakukan penyegelan sebuah cafe di daerah Cipanas. Hal itu karena cafe tersebut tidak memiliki izin operasional.

Dari informasi yang dihimpun POSKOTAJABAR, penyegelan cafe yang berada di samping pembangunan Aston Hotel Ciloto Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas itu, dikarenakan tidak dilengkapi izin operasional. Sehingga, dipasang stiker bertuliskan dalam "Pengawasan Pemerintah Kabupaten Cianjur".

BACA JUGA:  Douglas Pamino Nainggolan Serahkan Jabatan Kajari Indramayu kepada Denny Achmad

Kepala Seksi Penyelidikan, Penyidikan, dan Penindakan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur, Triono, mengatakan, sesuai dengan aduan masyarakat, pihaknya bersama dua tim datang ke lokasi untuk melakukan penertiban dan supaya segera melengkapi izin operasional cafe tersebut.

"Yang jelas, kami bersama dinas terkait memasang segel pengawasan agar segera melengkapi izin cafe itu," ujarnya saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (04/03/2021).

BACA JUGA:  Kecelakaan Tabrakan Suzuki Ertiga dengan Truk di Jalur Pangandaran - Cijulang

Untuk pengawasan tersebut, pihaknya belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai aduan masyarakat yang dikabarkan belum melengkapi izin operasional itu. "Jadi, kalaupun ada izin, tetap kami arahkan untuk segera melengkapi dokumennya," tuturnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, di dalam segel tersebut disebutkan, cafe tersebut melanggar No. 14/2002 Tentang Bangunan, No 14/2012 tentang Retribusi IMB, No 14/2013 tentang bangunan gedung (SLF), No. 1/2014 jo 3/2020. (Nuki)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait