Ratusan Anggota Kodim 0612 dan Babinsa Divaksinasi Covid-19

Jawa Barat —Jumat, 5 Mar 2021 11:58
    Bagikan:  
Ratusan Anggota Kodim 0612 dan Babinsa Divaksinasi Covid-19
Sebelum dilakukan vaksinasi para anggota TNI didata dan diperiksa terlebih dahulu. (Kris)
POSKOTAJABAR, TASIKMALAYA.

Vaksinasi tahap dua untuk pelayan publik di Kota Tasikmalaya mulai dilaksanakan. Kali ini, ratusan anggota TNI Kodim 0612 Tasikmalaya menjalani vaksinasi Covid-19 serentak di Aula Makodim 0612 Tasikmalaya, Jumat (05/03/2021). Rinciannya adalah prajurit TNI yang berada di Makodim sebanyak 185 orang. Sedangkan 493 orang pelaksanaan vaksinasi di kecamatan wilayah kerjanya masing-masing.

Dandim 0612 Tasikmalaya, Letkol Infantri Ary Sutrisno, mengatakan, kegiatan vaksinasi ini dilaksanakan serentak merupakan perintah dari atasan karena tujuannya untuk mengatasi pandemi Covid-19. "Pelaksanaan vaksinasi dibagi menjadi beberapa Kelompok karena kita menjaga kerumunan. Makanya kita lakukan di masing-masing wilayah kerjanya," ungkap Ary Sutrisno.

Pantauan POSKOTA JABAR saat vaksinasi, petugas kesehatan membagi dalam tiga tim. Dari mulai pemeriksaan data, skrining atau pemeriksaan singkat hingga proses vaksinasi. Setelah selesai disuntik, prajurit diminta untuk menunggu selama 30 menit lalu diberikan surat bukti telah divaksinasi. Kemudian, akan menjalani proses vaksinasi kedua setelah 14 hari.


Ary Sutrisno berpesan kepada para prajurit TNI di Wilayah Kodim 0612 yang telah divaksinasi, agar tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Sehingga, vaksinasi ini bisa efektif dan terhindar dari paparan virus Corona sampai antibodi terbentuk sekitar 28 hari.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat, mengatakan pada tahap dua vaksinasi diawali dengan pegawai kecamatan beserta TNI-Polri, dan diharapkan semuanya selesai dalam sehari ini.

Pihaknya juga tetap mengimbau bagi yang telah divaksinasi agar tetap menjalankan protokol kesehatan ketat. Sebab, meski telah divaksinasi, sebelum antibodi terbentuk sempurna sekitar 28 hari usai mendapat suntik vaksin kedua, masih berpotensi terpapar.


"Setelah pegawai kecamatan dan  TNI-Polri, berikutnya adalah ranah pendidikan guru yang akan divaksinasi. Sebagai salah satu langkah persiapan bila belajar tatap muka bisa dilakukan," ujar Uus Supangat. (Kris)

 


 



Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait