Kota Bandung Menyambut Peringatan 66 Tahun KAA, 110 Bendera Akan Dikibarkan di Sekitar MKAA

Jawa Barat —Jumat, 5 Mar 2021 21:26
    Bagikan:  
Kota Bandung Menyambut Peringatan 66 Tahun KAA, 110 Bendera Akan Dikibarkan di Sekitar MKAA
Kepala Museum Konferensi Asia Afrika, Dahlia Kusuma. (Aris).

POSKOTAJABAR,BANDUNG. 

Kota Bandung siap menyambut 66 tahun peringatan hari bersejarah Konferensi Asia Afrika (KAA). Disebut hari bersejarah, karena ini menjadi awal mulanya bersatunya bangsa-bangsa di Benua Asia Afrika. Berbagai kegiatan akan dilaksanakan, salah satunya mengibarkan 109 bendera negara di Asia Afrika dan satu bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Maka, Musium Konferensi Asia Afrika (MKAA) akan dihiasi 110 bendera.

Kepala Museum KAA (MKAA), Dahlia Kusuma Dewi, mengatakan, peringatan KAA kali ini berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, tema kegiatannya adalah kemanusiaan dan solidaritas (Humanity and Solidarity).

"Tema kemanusiaan dan solidaritas ini dikaitkan dengan kondisi pandemi saat ini. Sangat relevan, karena disinilah nilai-nilai dimana kita bisa bersama-sama berjuang. Tidak hanya Indonesia, tetapi juga negara-negara lainnya," kata Dahlia Kusuma Dewi, saat kegiatan bincang-bincang dengan saksi sejarah, di MKAA Jl. Asia Afrika, Bandung, Jumat (05/03/2021).


Dewi, panggilan karib dari Dahlia Kusuma Dewi, menjelaskan, perjuangannya adalah perjuangan bersama melawan pandemi global, dengan semangat kemanusiaan dan solidaritas internasional. "66 tahun KAA ini, akan diperingati dengan berbagai kegiatan salah satunya pengibaran 109 negara Asia dan Afrika, dan satu bendera PBB," ungkapnya.

Bendera tersebut akan dikibarkan satu bulan, sepanjang bulan April 2021. Lokasinya di Areal Lingkungan Gedung Merdeka, Kota Bandung. "Kami juga ada kegiatan untuk menggalang kemanusiaan dan solidaritas di masyarakat dunia, yang kami kemas dalam kegiatan bertajuk "Message from the World". Dalam kegiatan ini, MKAA bekerjasama dengan perwakilan negara Indonesia yang ada di luar negeri. 

Selain itu, kata Dewi, juga ada kegiatan edukasi seperti Historical Study Games, Lomba Story Telling Anak bertema "Indonesiaku Pahlawan Dunia". Hanya saja, karena masih dalam suasana pandemi, kegiatan tersebut akan dilakukan secara daring (online). Namun, diharapkan tidak mengurangi ketertarikan masyarakat dalam memeriahkan acara.


Ulang tahun ke-66 KAA ini juga akan dimeriahkan dengan kegiatan kemasyarakatan, yang khusus dipersembahkan untuk warga Kota Bandung. "Seribu Masker untuk Bandung," kujarnya.

Kegiatan yang menandai sifat inklusif MKAA juga ada yaitu peluncuran buku sejarah KAA "The Bandung Connection dalam Edisi Braille dan Audiobook". Menandai bahwa museum adalah sebuah ruang terbuka, untuk semua masyarakat. Tidak terkecuali warga Indonesia yang kurang beruntung, yang menyandang disabilitas.

"Mudah-mudahan dengan peluncuran buku brille, membuka ruang kepada mereka untuk belajar tentang sejarah KAA," tuturnya. (Aris)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait