Bupati Jeje : Selama 5 Tahun Bersama Wabup Adang Hadari Selalu Harmonis

Jawa Barat —Sabtu, 6 Mar 2021 08:43
    Bagikan:  
Bupati Jeje : Selama 5 Tahun Bersama Wabup Adang Hadari Selalu Harmonis
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata saat menyerahkan Cinderamata kepada Adang Hadari wakil Bupati Pangandaran periode 2016-2021 pada acara pisah sambut Wakil Bupati Pangandaran di Gedung Rapat Paripurn
POSKOTAJABAR, PANGANDARAN
Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengaku hubungan dengan Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari selama 5 tahun memimpin Kabupaten Pangandaran tidak ada masalah dan bahkan selalu harmonis.

Hal tersebut disampaikan Bupati Jeje Wiradinata kepada sejumlah wartawan usai menghadiri acara Pisah Sambut Wakil Bupati Pangandaran di Gedung Rapat Paripurna DPRD Pangandaran,  Jumat (05/03/2021).

Bupati Jeje Wiradinata  mengucapkan banyak terimakasih kepada Adang Hadari sebagai Wakil Bupati Pangandaran Masa Jabatan 2016-2021. Atas Dedikasi dan Pengabdiannya dalam Membangun Kabupaten Pangandaran.

"Selama 5 tahun antara saya dengan kang Adang tidak ada masalah dan harmonisasi kami berdua sangat luar biasa," ujarnya.

Jeje menyebutkan, selama ini Wakil Bupati Pangandaran selalu menghormatinya sebagai Bupati meskipun dari usia lebih tua.

"Beliau (Adang,red) menghormati saya. karena saya Bupati, dan saya tentu mengajak beliau di samping wakil Bupati juga sebagai orang tua dan itu yang menjadikan hubungan kami luar biasa," ucapnya.

BACA JUGA : Nyamar Jadi Pembeli Miras, Kapolsek Mengamankan 95 Botol Minuman Keras Berbagai Merk


Tidak Pernah Cek Cok

Menurut dia, karena usianya lebih muda dan selama lima tahun dirinya sering melakukan langkah-langkah baik yang disengaja atau tidak mungkin juga mengganggu perasaan dan sebagainya.

"Tapi beliau cukup baik menahan itu sehingga 5 tahun menjabat bareung beliau bisa kita rasakan semua hasilnya, nah kalau sekarang seperti ini saya kira, dan saya juga sudah ngomong bahwa ini takdir Allah sudah jadi bagian kontesasi pilkada dan sebagainya," papar Jeje.

Selama menjabat dengan Adang Hadari, kata Jeje, yang paling berkesan ada dua hal tadi, namun ada satu yang paling berkesan dan kita tidak pernah cek cok (ribut,red) dan sebagainya.

"Kadang ada tapi itu sangat kecil sekali dan kita menyadari satu sama lainnya dengan posisi masing-masing dan itu yang luar biasa," kenangnya.

Menanggapi soal permintaan untuk mewujudkan cita-cita pemekaran, Jeje menerangkan, bahwa  pemekaran ini bukan hanya di Pangandaran saja, tetapi banyak seperti, Kota Banjar, Cimahi dan daerah lainnya. Tetapi di Pangandaran ada Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur tentang penghormatan dengan pejuang pemekaran.

"Menurut saya hanya di Kabupaten Pangandaran yang mempunyai Perbup tersebut, salah satunya ketika ada tokoh pemekaran yang meninggal, kita ada upacara pemakaman sebagai tanda penghormatan," terangnya.(dry)


BACA JUGA : Bupati Jeje : Selama 5 Tahun Bersama Wabup Adang Hadari Selalu Harmonis

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait