Jawa Barat Kembali Melonjak dalam Penambahan Kasus Positif Covid-19, Melewati DKI Jakarta

Nasional —Sabtu, 6 Mar 2021 09:29
    Bagikan:  
Jawa Barat Kembali Melonjak dalam Penambahan Kasus Positif Covid-19, Melewati DKI Jakarta
Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, mengumumkan kasus positif Covid-19. (setkab.go.id)

POSKOTAJABAR, JAKARTA. 

Setelah sebelumya mengalami tren yang landai, Jawa Barat (Jabar) kembali melonjak dalam penambahan kasus positif Covid-19. Bahkan, pada hari Jumat (05/03/2021) Jabar menjadi provinsi tertinggi dalam penambahan kasus positif Covid-19, yaitu sebanyak 1.786 orang. 

DKI Jaakarta yang biasa berada di posisi teratas, justru mengalami tern menurun. DKI Jakarta berada di posisi kedua, dengan penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 1.159 orang. Sedangkan, posisi ketiga Jawa Tengah (Jateng) dengan penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 949 orang. 

Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 per hari Jumat (05/03/2021) mengumumkan adanya penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 6.971 orang. Sehingga, secara nasional mereka yang terinfeksi penyakit ini sudah mencapai 1.368.069 orang.

BACA JUGA:  Laga Uji Coba Pertama Timnas Indonesia SEAG, Sukses Menaklukkan PS Tira Persikabo

Tak henti-hentinya Satgas meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan 3M (memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun air mengalir) untuk mencegah penularan Covid-19.

Satgas juga mengumumkan adanya pasien sembuh dari Covid-19 per hari Jumat (05/03/2021) sebanyak 6.331 orang. Sehingga, secara nasional mereka yang sembuh sudah mencapai 1.182.687 orang.

Sedangkan pasien meninggal akibat Covid-19 per hari Jumat (05/03/2021) bertambah sebanyak 129 orang.  Sehingga, secara nasional mereka yang meninggal dunia sudah mencapai  37.026 orang orang.


Juru Bicara Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito, mengatakan, dari seluruh provinsi yang telah terbentuknya posko, terdapat 3 provinsi dengan jumlah posko terbanyak. Ketiga daerah itu yakni Jabar 6.873 posko, Jateng 6.475 posko, dan Jatim 4.216 posko.

"Dalam hal ini, Satgas Covid-19 bertugas mengumpulkan laporan kinerja posko yang diterima setiap harinya dari seluruh provinsi," jelas Wiku dalam keterangannya di  Graha BNPB Jakarta.

Wiku menambahkan, saat ini kinerja yang telah dilakukan posko adalah edukasi dan sosialisasi 3M dengan total lebih dari 1 juta laporan, pembagian masker dengan lebih dari 200 ribu laporan serta penegakan disiplin ada lebih dari 130 ribu laporan. Dari seluruh provinsi, Jawa Barat terbanyak melaporkan yaitu melebihi 300 ribu laporan kinerja.

BACA JUGA:  Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Mengecam Moeldoko, Disebut Orang Berdarah Dingin dan Tidak Terpuji

Kemudian, Banten melebihi 200 ribu laporan kinerja dan DI Yogyakarta dengan lebih dari 170 ribu laporan kinerja. Dari laporan yang masuk, posko telah menegur sejumlah kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerumunan, yaitu pesta pernikahan, kegiatan rapat, dan kegiatan keagamaan.

"Dengan efektifnya keberaadaan posko menjalankan kinerjanya, maka diharapkan provinsi yang berpartisipasi dalam pembuatan posko tingkat desa dan kelurahan semakin bertambah jumlahnya," tutur Wiku. (Poskota/nst)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait