Waspadai! 8 Dampak Negatif Suka Menyendiri, Depresi Hingga Berujung Kematian

Kesehatan —Minggu, 7 Mar 2021 15:18
    Bagikan:  
Waspadai! 8 Dampak Negatif Suka Menyendiri, Depresi Hingga Berujung Kematian
ILUSTRASI/IST

POSKOTAJABAR,BANDUNG

Waspadai! 8 Dampak Negatif Suka Menyendiri, Depresi Hingga Berujung Kematian-Kamu tipe Introvert dan sering menyendiri atau menepi dari kerumanan orang-orang yang terkadang membuat kamu merasa tidak nyaman.

Waspadai! 8 Dampak Negatif Suka Menyendiri, Depresi Hingga Berujung Kematian-Biasanya ini terjadi karena memang pribadi kalian lebih domain ke introvert alias bersifat penutup. Namun beberapa hal menjadi berdampak negative.

Dampa negative ini bisa terjadi untuk fisik dan psikis juga, bahkan bisa berujung pada kematian loh. Mau tahu apa saja dampak netagif sering menyendiri  simak berikut ini.

BACA JUGA: Drama Korea The Penthouse 2 Episode 6 Sub Indo, Bukti Kejahatan Eun Byeol

  1. Insomnia

Seseorang yang kesepian seringkali merasa sulit untuk tidur dan lama-kelamaan mengalami insomnia selama ini bukan hanya efek kopi saja yang membuat kita susah tidur di malam hari,

  1. Berujung pada kematian.

Hasil penelitian dari Brigham Young University menyebutkan bahwa perasaan subjektif dari kesepian meningkatkan resiko kematian sebesar 26%. Isolasi sosial atau kurangnya koneksi sosial pada pola hidup menyebabkan kerusakan kesehatan pada seseorang. Setiap perasaan sepi yang dirasakan menyumbang setidaknya 29% sampai 32% tingkat resiko kematian.

  1. Masalah hidup akan semakin banyak.

Menyendiri bukan menjadi solusi terbaik untuk menjauh dari masalah. Justru akan membuat masalah bertambah dan sampai kamu tidak dapat mengendalikannya. Rasa terbeban, pasrah, dan marah akan kamu alami dan terakhirnya memutuskan untuk menyendiri.

BACA JUGA : Aldebaran Akhirnya Bertemu dengan Andin, Rendy Menyelamatkan Reyna, Ikatan Cinta Malam Ini

  1. Banyak orang yang akan menjauh dari kehidupanmu.

Yang tadinya banyak orang peduli dan mau membantu menyelesaikan masalahmu, tapi kamu menolak dan menyendiri. Dan ketika kamu kembali pasti tidak ada satu orangpun yang memberi perhatiannya untuk kamu.

  1. Mendapatkan ketenangan yang bersifat sementara.

Menyendiri dalam waktu lama hanyalah memberi ketenangan yang bersifat sementara. Tenang tapi masalah masih belum terselesaikan membuat beban pikiran akan bertambah bukan selesai.

  1. Hidup dipenuhi dengan rasa cemas dan sedih.

Menyendiri dalam waktu lama hanya membuat rasa cemas dan sedih tidak kunjung berhenti. Kamu akan merasa bahwa diri tidak dapat bahagia, sehingga rasa cemas dan sedih mendominasi dalam diri. Sadarlah bahwa kamu butuh orang lain.

baca juga : Ramalan Zodiak Percintaan Besok, Senin 8 Maret 2021, Cancer Perbaiki Hubungan, Leo Jangan Pemilih

  1. Stress dan depresi

cenderung lebih mudah terkena stres dan sulit untuk mengobatinya. Pada tahap ini kamu akan berhenti melakukan aktivitas dan menyendiri dalam waktu yang sangat lama. Suka menyendiri hanya membuat masa depan kamu tidak terarah.

  1. Kesepian sama seperti obesitas dan perokok

Seseorang yang mengalami kesepian tubuhnya akan mengaktifkan sinyal “fight or flight” yang biasanya muncul ketika orang dilanda stress. Sinyal ini kemudian akan meningkatkan jumlah protein bernama fibrinogen, nah fibrinogen yang dikeluarkan berlebihan akan menaikkan tekanan darah dan memicu penumpukkan deposit lemak di pembuluh darah layaknya penyakit kardiovaskular. –RES

Sumber : Ruang pengetahuan

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait