Kelestarian Tanaman Mangrove Baru Terancam Rusak Gegara Sampah

Jawa Barat —Minggu, 7 Mar 2021 20:01
    Bagikan:  
Kelestarian  Tanaman Mangrove Baru Terancam Rusak Gegara Sampah
Tampak sampah pohon pisang dari laut dan sungai yang menepi di muara Karang Tirta yang mengancam kerusakan pada pohon Mangrove (foto: ist)
POSKOTAJABAR,PANGANDARAN. 
Kelestarian kawasan tanaman Mangrove yang baru di muara Karang Tirta, Desa Sukaresik, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terancam rusak oleh sampah dari laut dan sungai yang menepi ke kawasan tanaman mangrove tersebut.

Ketua TAGANA Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Nana Suryana menyebutkan, setiap hari anggota TAGANA melakukan penyisiran sampah yang menepi ke muara Karang Tirta.

"Penyisiran sampah dilakukan oleh secara sukarela setiap hari sesuai jadwal petugas yang piket," ujarnya kepada POSKOTAJABAR,  Minggu, (07/03/2021).

Menurut dia, kawasan Karang Tirta itu dirintis sebagai kawasan hutan Mangrove oleh pemerintah dengan luas areal hampir mencapai empat hektare.

"Lahan muara yang sudah ditanami pohon Mangrove kisaran dua hektare dan sisanya kisaran dua hektare lagi," katanya.


BACA JUGA : Prof Iris: Varian Baru Virus Corona B 117 Lebih Cepat Penyebaranny


Pemeliharaan Secara Rutin

Penanaman Mangrove dikawasan muara Karang Tirta, sambung Nana, dilakukan oleh kelompok masyarakat, organisasi bahkan pemerintah secara berkala.

"Jumlah tanaman Mangrove yang sudah tertanam sekitar delapan belas ribu pohon," sebut Nana.

Dia menjelaskan, rencana kedepan, penanaman Mangrove juga akan dilakukan disekitar lokasi jembatan penghubung Cibenda-Karangtirta.

"Saat ini tanaman Mangrove yang sudah tertanam harus dilakukan pemeliharaan secara rutin," jelasnya.


BACA JUGA  :Dedi Mulyadi Bantu PSK : Mudah-mudahan Ini Titik Awal yang Baik bagi Dirinya

 

Tingkat Kematiannya Rendah

Pemeliharaan rutin tersebut, kata dia, dengan cara memantau tanaman karena banyak sampah dari laut dan sungai yang menepi ke kawasan Mangrove.

"Sampah berupa ranting pohon dan batang pohon pisang yang busuk serta sudah menjadi serat bahkan sampah plastik menjadi ancaman rusaknya tanaman mangrove yang baru ditanam," tuturnya.

Nana menerangkan, pertumbuhan Mangrove dikawasan muara Karang Tirta sudah bagus dan tingkat kematiannya sangat rendah.

"Saya optimis kedepan Karang Tirta bakal menjadi kawasan objek wisata hutan Mangrove yang indah dan menjadi nilai tambah dan banyak diminati pengunjung wisata," pungkasnya. (dry)


BACA JUGA: Kelestarian  Tanaman Mangrove Baru Terancam Rusak Gegara Sampah  
Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait