Diduga Sempat Mendapat Kekerasan dari Ibu Tiri, Sekarang Kondisi AA Sudah Membaik

Jawa Barat —Rabu, 10 Mar 2021 07:04
    Bagikan:  
Diduga Sempat Mendapat  Kekerasan dari Ibu Tiri, Sekarang Kondisi AA  Sudah Membaik
Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif, saat menjenguk AA (6) yang diduga menjadi korban kekeraran Ibu tiri. foto:ist))

POSKOTAJABAR,SUKABUMI.
Nasib nahas dialami oleh AA (6) seorang anak asal Kabupaten Sukabumi. Pasalnya, dia harus mengalami perawatan di  RSUD Palabuhanratu, karena luka di beberapa bagian tubuhnya yang  diduga menjadi korban kekerasan ibu tirinya.

Kapolres Sukabumi, AKBP M Lukman Syarif mengatakan, saat ini ibu tiri korban yang diketahui berinisial SS (21) telah ditetapkan sebagai tersangka karena dugaan perbuatannya.

"Kita sudah melakukan penahanan terhadap SS (21) tersangka dari tindak kekerasan terhadap anak dibawah umur,"ujar AKBP M Lukman, POSKOTAJABAR, saat dihubungi melalui sambungan selullar, Selasa (09/03/2021).

AKBP M Lukman Syarif mengungkapkan, motif SS (21) melakukan tindakannya karena jengkel terhadap AA (6) sering  bermain-main terus dan tidak bisa diarahkan.

"Luka yang terdapat pada badan anak itu perbuatan dari ibu tirinya, mulai bibir, leher, tangan, kaki patah sebelah kiri, kaki sebelah kanan juga mengalami bekas luka akibat siraman air panas,"katanya.

 BACA JUGA : Tardiarto Wartawan di Kabupaten  Indramayu Nyalon Jadi Kepala Desa  


Cepat Dibawa ke Rumah Sakit

Beruntung, berkat kesigapan dari masyarakat sekitar juga anggota jajaran Polres Sukabumi, AA dengan cepat dibawa ke RS Palabuanratu untuk mendapat perawatan. "AA dirawat sejak tiga hari lalu dan sekarang keadaannya sudah berangsur membaik,"papar dia.

Bahkan, menurut AKBP M Lukman Syarif, saat ini AA sudah kembali ke rumahnya dengan pengawasan dari dokter sebagai upaya pemulihan. Saat ini korban tinggal bersama ayahnya dan saudara - saudaranya.

"Saat ini AA didampingi PPA Kabupaten Sukabumi. Alhamdulillah, sekaran AA sudah membaik. In Syaa Allah aman bersama Ayahnya,"paparnya.

AKBP M Lukman menuturkan, akibat perbuatannya SS dikenakan pasal 80 ayat 2 dan 4 UU nomor 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.

"Ancamannya hukuman 5 tahun penjara plus sepertiga sesuai dengan ayat 4, dikarenakan kekerasan tersebut dilakukan oleh orang tua atau wali dari pada korban,"terang dia.

BACA JUGA:  Pemkot Bandung Melalui BKPP Mengusulkan Penerimaan Sekitar 4.400 ASN Tahun 2021, Terbanyak Guru

 

Merawat Anak dengan Penuh Kesabaran


AKBP M Lukman Syarif mengatakan, tugas orang tua adalah menjaga dan merawat anak - anak dengan penuh kesabaran dan jangan sampai memberikan kekerasan kepada anak.

"Anak seumur AA ini  sangat  memerlukan kasih sayang, bukan sebaliknya," jelasnya.

Sehingga, tambah dia, anak kita  bisa menjadi generasi penerus bangsa yang cerdas, dan generasi yang sehat tanpa adanya rasa traumatik di masa kecil.

"Kita ada Undang-Undang Perlindungan Anak, negara sudah memberikan payung hukum bahwa seluruhnya masyarakat wajib menjaga anak-anak kita dari kekerasan,"pungkasnya. (Hendra)

 

BACA  JUGA :  Diduga Sempat Mendapat  Kekerasan dari Ibu Tiri, Sekarang Kondisi AA  Sudah Membaik



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait