Prostitusi Online Memperdagangkan Anak Dibawah Umur, Dibongkar Unit IV Siber Polda Jawa Timur

Nasional —Kamis, 11 Mar 2021 07:20
    Bagikan:  
Prostitusi Online Memperdagangkan Anak Dibawah Umur, Dibongkar Unit IV Siber Polda Jawa Timur
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko menunjukkan barang bukti kasus prostitusi online. (ist)

POSKOTAJABAR, SURABAYA.

Prostitusi online yang memperdagangkan anak di bawah umur berhasil dibongkar Unit IV Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur (Jatim). Seorang tersangka, BD, (39) dibekuk di salah satu hotel yang berada di kawasan Jalan S. Parman, Dusun Krajan Kulon, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko, mengatakan, kasus tersebut terjadi pada awal bulan Januari 2021, dimana petugas melakukan patroli siber. "Dari patroli tersebut, dilakukan analisa dan penyelidikan terhadap pemilik akun," kata Gatot, Rabu (10/3/2021).

BACA JUGA:  UPADATE NEWS Kecelakaan Bus Sri Padma Kencana, Tim SAR Masih Evakuasi Korban Gunakan Crane

Petugas akhirnya mengetahui pemilik akun dan dilakukan penangkapan terhadap warga Kelurahan Bukir, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan tersebut. Dalam aksinya, tersangka menjajakkan anak dibawah umur melalui media sosial aplikasi Whatshapp.

"Prostitusi online yang menjerat tersangka, karena dia termotivasi video porno. Sehingga, tersangka terangsang dan ingin berfantasi seks," ujarnya.

Dari pengungkapan ini, polisi menyita hanphone serta screenshot percakapan tersangka dan pria hidung belang.

BACA JUGA:  Tim SAR Gabungan Temukan Sugandi dalam Kondisi Meninggal, Pencarian 5 Jam

Kepada tersangka polisi menjerat Pasal 27 Ayat 1 Jo Pasal 45 Ayat 1 UU No 19 tahun 2016 perubahan atas UU No 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dan/atau pasal 296 KUHP dengan ancaman hukuman 6 tahun dan denda Rp. 1 Milyar. (poskota/nst)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait