UPDATE NEWS Kecelakaan Bus Sri Padma Kencana: Angker! Warga Enggan Melintas di Turunan dan Tanjakan Cae Wado

Jawa Barat —Jumat, 12 Mar 2021 09:22
    Bagikan:  
UPDATE NEWS Kecelakaan Bus Sri Padma Kencana: Angker! Warga Enggan Melintas di Turunan dan Tanjakan Cae Wado
Turunan dan menikung dari arah Malangbong. (Foto: Kris)

POSKOTAJABAR, SUMEDANG.

Setelah banyak korban berjatuhan di Turunan dan Tanjakan Cae mendadak menjadi sorotan masyarakat menyusul peristiwa kecelakaan bus Sri Padma Kencana yang  terjun ke jurang hingga menyebabkan 29  penumpangnya meninggal.

Dalam peristiwa kecelakaan tunggal yang terjadi Rabu (10/03/2021) itu  sekitar  pukul 18.30 WIB itu, bus nahas yang mengangkut rombongan study tour dan peziarah SMP IT Al Muawanah, Cisalak Subang itu terjun ke dalam jurang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber dari warga masyarakat setempat. Turunan dan Tanjakan Cae di Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, tempat dimana peristiwa kecelakaan maut itu terjadi merupakan bagian dari jalur alternatif Malangbong-Sumedang yang membentang di punggung Gunung Cakrabuana.

Hingga kini, Turunan Cae yang membentang sepanjang dua kilometer dan membentang di tiga wilayah desa, yakni Desa Cikareo Selatan, Desa Sukajadi, dan Desa Cilengkrang ini memang dikenal rawan kecelakaan.

Jika  melintasi dari arah Malangbong maka  akan menemui Kawasan hutan dengan beberapa rumah dan setelah hampir 5 kilometer perjalanan memasuki turunan tajam yang sangat menikung dan berbelok, disini para para pengendara harus serba hati-hati di samping kiri akan menemukan jurang yang sangat curam.

Salah satu warga Ade (62) saat ditemui di lokasi kejadian, menyebut memang lokasi Turunan dan Tanjakan Cae ini sejak dulu sangat Angker, selain adanya pohon rindang dan dapuran bambu menjadikan suasana redup apalagi sepanjang jalan tersebut tidak ada satupun penerangan lampu yang menerangi jalan alternatif ini.

"Setelah banyaknya korban kecelakaan warga enggan melintas setelah menjelang magrib dan warga meyakini bahwa Turunan Cae angker banyak peristiwa kecelakaan yang memakan korban sejak zaman dulu," ucapnya.

 

BACA JUGA: UPDATE NEWS Kecelakaan Bus Sri Padma Kencana: Inilah 29 Nama Korban Meninggal Dunia

 

Bahkan, ada warga yang meyakini bahwa Turunan Cae ini engan dilintasi saat waktu Magrib tiba, karena sebelumnya telah terjadi kecelakaan di lokasi yang sama dan sebelumnya juga sempat terjadi pula sebuah kendaraan Avanza terjun bebas ke jurang dan Allhamdulillah semua korban selamat dalam peristiwa tersebut.

Ia menuturkan, di Turunan dan Tanjakan Cae sejak tahun 1979-1980, di mana pada waktu itu sebuah kendaraan truk yang membawa penumpang yang akan manggung terjadi kecelakaan sebagian penumpang tewas di lokasi kejadian melibatkan grup kesenian calung, Ki Jebrag Group.

 

BACA JUGA: UPDATE NEWS Kecelakaan Bus Sri Padma Kencana : Jasa Raharja Berikan Satunan pada Korban

 

Kemudian, Pada Tahun 2012 silam, kecelakaan terjadi di Turunan Cae, sebuah bus bernama Maju Jaya juga terperosok ke dalam jurang akibat rem blong saat melintas di Turunan menikung.

Peristiwa tersebut hampir sama dengan kejadian terperosoknya Bus Sri Padma Kencana, dengan waktu kejadian yang tak jauh berbeda, yakni menjelang waktu magrib atau sekitar pukul 15.00 WIB, peristiwa tersebut juga mengakibatkan banyak korban nyawa," ujarnya

Dalam kejadian bus Maju jaya, memakan korban jiwa sebanyak 12 penumpang dan 26 penumpang lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Lanjut, Ade Tahun 2018 lalu sebuah bus rombongan pengantin terperosok dan terbalik mengakibatkan satu penumpangnya tewas dan melibatkan kendaraan pribadi hingga sepeda motor.

Berharap dan mudah-mudahan peristiwa tersebut tidak terulang kembali. Apalagi merengut Puluhan korban melayang di lokasi kejadian tempat yang berbeda, paling utama kita tetap harus hati-hati dan berdoa kepada Alloh SWT," paparnya. (Kris)

 

BACA JUGA: UPDATE NEWS Kecelakaan Bus Sri Padma Kencana: Korban Meninggal Jadi 29 Orang

 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait