VIRAL! Aliran Sesat Hakekok di Pandeglang, Ritual Mandi Bersama 16 Orang Tanpa Busana

Nasional —Jumat, 12 Mar 2021 12:10
    Bagikan:  
VIRAL! Aliran Sesat Hakekok di Pandeglang, Ritual Mandi Bersama 16 Orang Tanpa Busana
Tangkapan layar ritual belasan anggota aliran sesat (ist)

POSKOTAJABAR,BANTEN

Media sosial dihebohkan dengan beredarnya video yang memperlihatkan belasan orang tengah mandi tanpa busana atau bugil, di kolam penampungan air di wilayah Perkebunan Sawit PT. Globalindo Agro Lestari (GAL), Desa Karang Bolong, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang. 

Video berdurasi 26 detik yang diketahui terekam kamera warga pada Kamis (11/3/2021) itu memperlihatkan belasan tengah mandi bersama.

Prosesi mandi bersama itu tampak dipimpin seorang laki-laki orang yang terdiri dari laki-laki,  perempuan bahkan anak-anak sambil membacakan doa. Laki-laki tersebut diduga pimpinan aliran sesat itu. 

Baca juga: Nino Datang ke Kantor Aldebaran, Andin Tahu Reyna Anak Kandungnya, IKATAN CINTA MALAM INI

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mereka diduga tergabung dalam aliran sesat yang disebut-sebut sebagai aliran Hakekok. Usut punya usut,  mereka melakukan ritual itu untuk membersihkan diri dari segala dosa dan menjadikan agar lebih baik.

Video yang sudah beredar luas tersebut sontak menjadi viral, dengan tidak sedikit warga net atau netizen yang mengomentari vidio itu. 

"Astagfirullah,  petanda akhir zaman, " bunyi komentar salah satu warga net. Menanggapi vidio itu, Wakapolres Pandeglang Kompol Riky Crisma Wardana membenarkan bahwa adanya aktivitas ritual aliran sesat,  yang dilakukan oleh belasan orang di Pandeglang. 

Baca juga: RAMALAN ZODIAK BESOK Sabtu 13 Maret 2021, Cancer Dilema Besar, Leo Perasaanya Berubah

Katanya, saat ini pihaknya telah mengamankan para penganut aliran sesat tersebut.

"Iya benar, saat ini mereka sudah kami amankan," kata Wakapolres, Kamis  (11/3/2021).

Untuk lebih jauh,  Wakapolres mengatakan,  pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap para anggota aliran sesat yang berjumlah 16 orang itu.  

"Kita akan lakukan pemeriksaan terlebih dahulu,  dan melakukan koordinasi dengan pihak terkiat khususnya MUI Pandeglang, " pungkasnya. POSKOTA.CO.ID

Editor: Resti
    Bagikan:  


Berita Terkait