Ketua RW Ditahan , Ratusan Warga Desa Batukaras Pangandaran Geruduk Markas Polsek Cijulang

Jawa Barat —Jumat, 12 Mar 2021 16:13
    Bagikan:  
Ketua RW Ditahan , Ratusan Warga Desa Batukaras Pangandaran  Geruduk Markas Polsek Cijulang
Mapolsek Cijulang Digeruduki Ratusan Massa. (foto:dry)

POSKOTAJABAR,PANGANDARAN

Ratusan massa dari Desa Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran menggeruduki Markas Polsek Cijulang, Polres Ciamis, Jumat (12/03/2021) sekitar pukul 13.30 WIB.

Dari informasi POSKOTAJABAR, sekitar 300 lebih massa mendatangi Mapolsek Cijulang untuk mempertanyakan terkait penahanan ketua RT yang dituding mencuri buah kelapa.

Salah seorang warga Dusun Sanghiyang Kalang RT 06/03 Desa batukaras , Yaya (62) mengatakan, kedatangan ratusan massa ke sini (Polsek,red) untuk menuntut pihak polsek segera membebaskan ketiga orang yang ditahan.

"Ketiga orang warga yang salah satunya ketua RW kami ditahan sehari semalam di Polsek atas tuduhan pencurian buah kepala di tanah milik PT," ujarnya kepada POSKOTAJABAR di Mapolsek Cijulang Jumat (12/03/2021).

Kata dia, ketiga orang yang ditahan itu saudara Tahmid yang juga Ketua RW, Feby dan Yudi.

"Pak Tahmid selaku pemilik pohon kelapa yang ada di tanah PT tersebut, karena buah kelapa sudah tua dan menyuruh Feby untuk memanen, setelah itu hasil panen buah kelapa sebanyak 100 buah dijual kepada Yudi selaku bandar," katanya.


Baca juga: Diduga Ada Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) KBB Ikut Berpolitik Praktis dan Kantongi KTA Parpol


Atas Tuduhan Pencurian Buah Kelapa

Menurut pensiunan TNI AD itu, ketiga warga itu ditahan atas tuduhan pencurian buah kelapa oleh salah satu orang kepercayaan dari PT Relasindo.

"Dulu tanah itu milik orang tua pak Tahmid kemudian dijual, namun untuk pohon baik kepala atau lainya boleh di panen pemilik tanah awal dengan catatan tanahnya tidak dijual," katanya.

Ratusan warga yang datang, kata dia, meminta keadilan agar ketiga orang tersebut dibebaskan dan permasalahannya di selesaikan di tingkat desa.

"Ketiga orang dilaporkan ke polsek oleh saudara Ayi Lonang yang merupaken orang kepercayaan dari PT Relasindo," tuturnya.

Dari pantauan di Mapolsek Cijulang, ratusan massa mulai geram ketika saudara Ayi Lonang sebagai pelapor datang ke polsek. Bahkan warga sempat berteriak-teriak meminta saudara Ayi di keluarkan.

Sampai berita ini ditayangkan, ratusan massa masih berkumpul di depan Mapolsek Cijulang, sedangkan pelapor dan terlapor tengah melakukan mediasi. (dry)


Baca juga: VIRAL! Aliran Sesat Hakekok di Pandeglang, Ritual Mandi Bersama 16 Orang Tanpa Busana

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait