Seorang Pengendara Motor Tewas Dibacok Sekelompok Begal

Kriminal —Minggu, 14 Mar 2021 19:37
    Bagikan:  
Seorang Pengendara Motor Tewas Dibacok Sekelompok Begal
Ilustrasi seorang pengendara motor dibacok bekal. (setia1heri)

POSKOTAJABAR, BEKASI. 

Seorang pengendara motor di Jalan KH Noer Ali, Kalimalang, Bekasi Selatan, Kota Bekasi tewas setelah dibacok oleh sekelompok begal. Korban berinisial S (41) harus meregang nyawa dengan luka bacokan. Pihak polisi pun langsung memburu para pelaku begal tersebut.

Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Imam Syafi'i, mengungkapkan, korban yang berdomisili di Jatibening itu tewas saat hendak berangkat dari rumahnya menuju Tambun, dengan tujuan tempat korban bekerja.

"Kejadiannya kemarin, Jumat dini hari, sekitar jam 04.00 WIB pagi tanggal 12 Maret 2021. Korban mau berangkat kerja," ungkap Imam saat dikonfirmasi, Minggu (14/3/2021).

Kejadian berawal saat korban melintas di depan ruko seberang Metropolitan Mall. Namun tiba-tiba dihadang oleh sekelompok orang tak dikenal. Korban kemudian terjatuh dan justru dibacok oleh begal.


Korban pun hanya bisa terkapar karena di sekitar lokasi terbilang sepi. Barulah sesaat, ada warga sekitar yang mendengar suara gaduh dan segera mendatangi lokasi kejadian. 

"Pelaku panik, kemudian meninggalkan harta benda milik korban dan langsung melarikan diri," ungkap Imam.

Imam menyebut, pihaknya hingga kini masih mencari informasi lebih jelas mengenai motif dan para pelaku. Dia menduga, S merupakan korban yang hendak dibegal, meskipun barang-barang korban belum sempat dibawa kabur para pelaku karena aksinya lebih dahulu kepergok warga sekitar.

"Barang-barangnya masih ada, diduga pelaku ini langsung kabur karena ada saksi atau warga, lalu yang pertama melapor juga polantas yang kebetulan sedang berjaga," ujar Imam.

Korban menderita luka bacok dan langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Sayangnya, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. "Korban dibawa ke rumah sakit oleh warga. Namun, setelah mendapatkan penanganan, nyawanya tak tertolong. Ia meninggal di rumah sakit jam 07.30 WIB pagi," kata Imam. 


Di lokasi kejadian, sambung Imam, pihaknya kesulitan melacak pelaku lantaran kamera CCTV di depan ruko tidak jelas. Rekaman CCTV ada tapi tidak bisa menjangkau ke lokasi kejadian karena kondisinya gelap dan di sana terhalang pepohonan. 

Meski demikian, pihaknya masih berusaha mencari bukti-bukti lain untuk mengungkap kasus yang menewaskan S, termasuk memeriksa keluarga korban dan para saksi di lokasi. "Tetap kita melakukan penelusuran untuk mencari para pelaku," tegasnya. (Poskota/nst)
Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait