Ade Suparman: Saya Sudah Berusaha Menghindar Tabrakan, Namun Takdir Berkata Lain

Jawa Barat —Senin, 15 Mar 2021 05:59
    Bagikan:  
Ade Suparman: Saya Sudah Berusaha Menghindar Tabrakan, Namun Takdir Berkata Lain
Kedua kendaraan yang terlibat tabrakan maut di amankan di Mapolsek Cijulang. (foto: dry)

POSKOTAJABAR,PANGANDARAN.

Setiap menjalankan kendaraan baik roda dua maupun roda empat atau lebih, pengendara (Sopir) mesti berhati-hati dan kosentrasi dijaga. Selain itu, setiap berkendara penegndara  diwajibkan menaati peraturan lalulintas dan jangan lupa membawa surat-surat seperti SIM dan STNK. Jika menjalankan sepeda motor  wajib pakai hlem yang berstandar SNI dan jika mengendarai mobil sopir wajib menggunakan sabuk pengaman (Seat Belt).

Kendati demikian, yang namanya musibah tidak akan ada yang tahu bagaimana, dimana dan kapan terjadinya, seperti yang dialami oleh
Ade Suparman (56), warga Dusun Pangatingan, RT 02/01, Desa Janghirang, Kecamatan Leles Kabupaten Garut.

Ade merupakan sopir minibus Toyota Sienta bernomor polisi Z 1253 EG yang terlibat kecelakaan lalulintas dengan mobil pick up bernomor polisi D 8107 ZE.

Kecelakaan lalulintas yang menewaskan salah satu penumpang pick up terjadi di Jalan Raya Cijulang, tepatnya di Dusun Balengbeng RtT01/02 Desa Margacinta Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Minggu (14/03/2021) sekira pukul 15.30 WIB.

Ade Suparman mengaku, saat dirinya melihat mobil yang hilang kendali dari arah Cijulang menuju Parigi, dirinya langsung banting stir ke kiri jalan.

"Saya sudah berusaha menghindari tabrakan, namun takdir berkata lain," ucap Ade kepada POSKOTAJABAR dilokasi kejadian, Minggu (14/03/2021).


Baca juga: Kecelakaan Pick Up Melawan Minibus di Pangandaran, Diduga Jalan Berlubang Jadi Penyebabnya


Akan Lebih Parah

Menurut dia, jika tidak menghindari atau mobilnya tetap berada di jalan aspal dipastikan tabrakan akan lebih parah.

"Kalau saya tidak menghindar, pasti tabrakan bakal parah dan menelan banyak korban jiwa, dalam insiden saya dan penumpang selamat hanya kaget saja," katanya.

Sementara, salah satu penumpang dari mobil pick up bernama Dede Kusmana warga Dusun Buniayu Rt 02/02 Desa Karangjaladri, meninggal dunia di tempat kejadian. Sementara sopir Gerry Gerdiana mengalami luka berat langsung dibawa ke RSUD Pandega sedangkan penumpang lainya Deril Cahyadi mengalami luka ringan.

Kini kasus kecelakaan maut ditanganin unit lakalantas Polres Ciamis, sedangkan kedua kendaraan yang terlibat tabrakan sudah diamankan Polisi di Mapolsek Cijulang. (dry)


Baca juga: Kondisi Jembatan Gantung Leuwi Pinggir Memprihatinkan, Warga Minta Perhatian Pemerintah


Editor: Suherlan
    Bagikan: