Penuhi Kebutuhan Signal Internet untuk Warga, BUMDes di Pangandaran Lakukan Ini!

Jawa Barat —Senin, 15 Mar 2021 21:02
    Bagikan:  
Penuhi Kebutuhan Signal Internet untuk Warga, BUMDes di Pangandaran Lakukan Ini!
lustrasi jaringan internet (foto: Media Indonesia)

POSKOTAJABAR,PANGANDARAN. 
Kekuatan jaringan signal internet yang stabil di Kabupaten Pangandaran saat ini belum merata, salah satunya di Desa Parakanmanggu, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Namun, kini warga di Desa tersebut bisa menikmati jaringan internet dengan kekuatan signal yang stabil. Pasalnya, untuk bisa menikmati jaringan internet dengan signal yang stabil pihak Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Guna Raharja merintis program Desa digital.

Bidang Pemasaran BUMDes Guna Raharja, Acep Rifki Fadilah (20) menyebutkan,  program desa digital tersebut sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini terkendala saat membutuhkan jaringan internet dengan signal yang stabil.

"Bagi masyarakat yang berminat mendapatkan layanan jaringan internet dengan kekuatan signal yang stabil tersebut harus mendaftar ke pihak BUMDes dengan biaya pendaftaran Rp 50 ribu," ujar Fadilah kepada POSKOTAJABAR, Senin (15/03/2021).

Setelah mendaftar, kata dia, pihaknya akan langsung mengirimkan orang teknisi kerumah warga yang sudah mendaftar.

"Nantinya orang teknisi itu akan memasang peralatan," katanya.


Alat Fibber Optik
Menurut dia, jaringan internet tersebut menggunakan peralatan transfer signal wirreles ke rumah warga, jika signal masih kurang pihak BUMDes akan menggunakan alat fibber optik.

"Biaya setiap bulannya warga bayar variatif, untuk pelanggan dengan kecepatan 5MB sebesar Rp70 ribu, kecepatan 10MB Rp100 ribu dan kecepatan 28MB Rp170 ribu," terangnya.

Kta dia, sejak program Desa digital diluncurkan, masyarakat kini tidak lagi mengalami kendala jaringan internet, bahkan mereka yang memiliki aktivitas jualan online semakin mudah untuk memasarkan produknya.

"Pelajar yang belajar dirumah secara online juga merasa terbantu karena sebelumnya untuk mendapatkan jaringan internet harus mencari lokasi keluar rumah," tutur Fadilah.  Fadilah mengatakan, sampai saat ini warga yang sudah menjadi pelanggan internet sebanyak 211 orang.

"Kami juga melayani konsumen diluar Desa dengan ketentuan jarak tidak lebih 30 kilometer," tutupnya. (dry)


Editor: Suherlan
    Bagikan: