DPRD Pangandaran Dukung Pemkab Soal Penanganan Pertanian dan Ketahanan Pangan

Jawa Barat —Senin, 15 Mar 2021 21:30
    Bagikan:  
DPRD Pangandaran Dukung Pemkab Soal Penanganan  Pertanian dan Ketahanan Pangan
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin bersama Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Ujang Endin Indrawan di aula Setda Pangandaran dalam acara Musrenbang RKPD tingkat Kabupat

POSKOTAJABAR,PANGANDARAN 

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran mendukung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran yang akan fokus dalam penanganan masalah pertanian dan ketahanan pangan. 

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin saat menghadiri kegiatan Musrenbang RKPD  Pangandaran tahun 2022, sekaligus evaluasi kondisi ketahanan pangan di Pangandaran. 

Musrenbang RKPD Kabupaten Pangandaran tahun 2022 dilakukan secara virtual di Aula Setda Pangandaran, Senin (15/03/2021).

Menurut Asep, prinsipnya di DPRD sangat mendukung apa yang di paparkan oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata terkait dengan persoalan ekonomi pangan.

"Dan tentu didalam progam prioritas yang 6 disampaikan oleh Pemerintah Daerah, tentu kami di DPRD untuk mengusulkan di dalam Musrenbang ini agar ada satu tambahan progam," ujarnya kepada wartawan di aula Setda Pangandaran, Senin (15/03/2021).


Optimalisasi Pertanian dan Pangan

Kata dia, progam tambahan yang prioritas yaitu optimalisasi pertanian dan pangan. Karena program prioritas terutama peningkatan pertanian bisa menjadi salah solusi dalam pemulihan ekonomi pasca Pandemi Covid-19

"Mudah-mudahan kondisi pandemi covid-19 ini dengan progam prioritas di 2022 ini juga bisa menjadi sebuah solusi bagaimana agar efek dari pandemi covid bisa tertangani dengan baik," tuturnya.

Sementara, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan hasil pertanian Kabupaten Pangandaran memang selalu surplus besar.

"Kita sendiri punya 16 ribu ton pertahun, namun petani kita kalah besar, padahal pertanian juga  menjadi salah satu penyumbang terbesar pada PDRB (Produk Domestik Regional Bruto,red)," sebutnya.


Kajian Pembangunan Resi Gudang

Jeje mengaku,  Pemkab akan mengkaji mengenai pembangunan Resi Gudang sebagai upaya untuk menjaga nilai gabah dan petani Pangandaran mampu bersaing.

"Bisa saja nanti kami bekerjasama dengan perbankan untuk membangun resi gudang ini. Karena yang jadi masalah selama ini nilai jual selalu jatuh, bulan depannya naik, namun barangnya (gabah,red) keburu habis dijual," kata Jeje.

Terkait permasalahan gula dan juga pupuk, sambung Jeje, hal itu juga akan ditangani Pemkab Pangandaran.

"Banyaklah termasuk janji politik, dan itu akan kita eksekusi setiap tahunnya di Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD,red)," pungkasnya. (dry)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait