PON XX Dijadwalkan 2-15 Oktober 2021, Dipastikan Tidak Akan Ditunda Lagi

Olah Raga —Selasa, 16 Mar 2021 06:56
    Bagikan:  
PON XX Dijadwalkan 2-15 Oktober 2021, Dipastikan Tidak Akan Ditunda Lagi
Menpora RI, Zainudin Amali, menegaskan, tidak akan memundurkan jadwal PON XX di Papua. (Kemenpora)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.

Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XX dijadwalkanakan dilaksanakan pada 2-15 Oktober 2021 dipastikan tidak akan ditunda lagi seperti pada tahun 2020 lalu akibat adanya pandemi Covid-19. Demikian ditegaskan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali. 

Menpora Zainudin Amali menyatakan itu, usai menghadiri rapat terbatas (Ratas) kabinet dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (15/03/2021). Hadir dalam Ratas ini Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan beberapa pejabat terkait,antara lain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, dan Gubernur Papua, Lukas Enembe.

Ratas ini, memang secara khusus memberikan kesempatan kepada Menpora Zainudin Amali dan Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan laporan terkait kesiapan penyelenggaraan PON XX dan Peparnas XVI.

BACA JUGA:  Kehadiran Ezra Walian Dinilai Semakin Memperkuat Cita Rasa Belanda di Tim Persib Bandung Persib Bandung

“Pak Gubernur, Bapak Lukas Enembe, menyampaikan bahwa prinsipnya semuanya sudah siap dan kami juga melaporkan. Maka pelaksanaan PON 20 itu (akan berlangsung) pada tanggal 2 Oktober sampai dengan 15 Oktober 2021,” kata Menpora Amali.

Menpora Amali menyampaikan, bahwa Presiden Joko Widodo tidak ingin event olahraga nasional ditunda kembali."Dan arahan Pak Presiden, karena ini sudah siap, kita akan lakukan pada tahun 2021, tidak ada penundaan PON karena ini sempat kita tunda pada tahun 2020,” tegasnya.

Menurut Menpora Amali, untuk teknis pelaksanaannya pihaknya akan melihat bagaimana pelaksanaan Olimpiade Tokyo yang akan berlangsung pada 23 Juli – 8 Agustus 2021 nanti. Terutama, terkait penerapan protokol kesehatan karena masih dilanda wabah Covid-19.

“Tentu ada pertanyaan akan seperti apa pelaksanaannya, kita lihat perkembangannya. Apakah ini akan dilaksanakan tanpa penonton, atau penonton terbatas, atau dalam kapasitas normal. Kita belajar dari Olimpiade Tokyo yang akan dilakukan beberapa bulan ke depan. Kita lihat penerapannya seperti apa protokol kesehatan, tentu itu menjadi penting, dan harus dilakukan dengan disiplin,” paparnya.

BACA JUGA:  Undian Kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala Asia 2023, PSSI Menghormati Keputusan AFC

Menpora Amali juga menyampaikan, Presiden Jokowi mendorong agar proses vaksinasi dilakukan untuk para atlet, pelatih, dan tenaga pendukung sehingga pada saat PON digelar semua peserta atau kontingen sudah tervaksin.

“Bahkan, juga bapak Presiden mengarahkan masyarakat di sekitar venue harus divaksin, untuk memastikan bahwa pada saat bulan Oktober nanti mereka sudah tervaksin semuanya,” jelasnya. (*/nst)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait