ASN Kota Bandung, Genapkan Vaksinasi untuk Kategori Pelayan Publik

Jawa Barat —Rabu, 17 Mar 2021 00:42
    Bagikan:  
ASN Kota Bandung, Genapkan Vaksinasi untuk Kategori Pelayan Publik
ASN Kota Bandung yang sebelumnya sudah divaksin di Balai Kota, genapkan vaksinasi kedua kategori pelayan publik, Selasa (16/3/2021). (fotoAris)

POSKOTAJABAR, BANDUNG
Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KUMKM) Kota Bandung Atet Dedi Handiman kembali datang ke Balai Kota untuk menuntaskan tahapan vaksinasi Covid-19 yang tahapan pertamanya telah dilakukannya, dua minggu lalu.

"Ini vaksinasi ke dua untuk kategori pelayan publik. Alhamdulillah baik saat vaksin tahap pertama, maupun tahap kedua ini, Saya tidak mengalami gejala apapun, paling pegel," katanya kepada POSKOTAJABAR, Selasa (16/03/2021).

Saat di vaksin pada tahap pertama, maupun saat ini, tidak ada persiapan khusus yang dilakukan Atet, katanya hanya tinggal istirahat yang cukup saja.

Hal tersebut dimungkinkan karena sebelum di vaksin Atet Dedi Handiman sudah lebih dahulu diperiksa kesehatan tubuhnya, mulai dari tekanan darah kadar gula, termasuk riwayat penyakit.

"Alhamdulillah saya termasuk yang lolos untuk di vaksin," terangnya.

Harapan Atet, tahapan vaksinasi Covid-19 yang telah diseleksaikannya itu, signifikan dengan imun tubuhnya. 

"Walaupun setelah divaksin tetap harus menerapkan protokol kesehatan, tetapi imun kita telah siap juga. Jadi komprehensif, lah. Tinggal kita, prokesnya dijaga, gitu," terangnya.


Kekhawatiran Sirna

Ditanya ada tidak was-was saat pertama kali divaksin, Atet, mengakui awalnya memang ada, tetapi kadarnya hanya sedikit.

Setelah selesai tahapan pertama, dengan hasil tubuhnya bisa menerima vaksin dengan baik, tanpa gejala, akhirnya kekhawatiran itu sirna. 

Adapun soal adanya kasus penerima vaksin belakangan terbukti tidak kebal alias  positif Covid-19, Atet mengatakan itu bukan kompetensinya untuk menjawab.

"Dengan vaksin kedua ini, imun saya meningkat, bisa menangkal virus. Walaupun tetap harus menjaga prokes. Imunitasnya bisa sesuai standar setelah divaksin," terangnya.


Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Dewi Kaniasari juga mengaku sehat-sehat setelah divaksin pada tahap pertama.

"Untuk tahap ini, saya belum bisa jelaskan, karena saya baru saja disuntik, baru sekitar 10 menitan. Kan katanya, hasilnya baru bisa dirasakan setelah 30 menit," terangnya.

Harapan Kenny --panggilan karib dari Dewi Kaniasari dia bisa tetap sehat-sehat saja, setelah 30 menit nanti. "Kemarin tidak ada gejala apapun di tubuh setelah divaksin, harapannya vaksin kedua ini seperti itu juga," terangnya.

"Harapannya setelah divaksin untuk kedua kalinya ini. Imun tubuh saya meningkat, bisa menangkal virus. Walaupun tetap harus jaga prokes," pungkasnya. (Aris)

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait