Kecamatan Talun Jadi Destinasi Kuliner Khas Cirebon

Jawa Barat —Rabu, 17 Mar 2021 06:24
    Bagikan:  
Kecamatan Talun Jadi Destinasi Kuliner Khas Cirebon
H. Suwarno, salah seorang pengusaha makanan .(foto:ejub)


POSKOTAJABAR, CIREBON.

Wilayah Kecamatan Talun Kabupaten  Cirebon, kini jadi pusst destinasi makanan khas Cirebon. Beragam makanan seperti nasi lengko, tahu gejrot, tahu tek-tek, mie koclok dsb kini banyak dijajakan di tempat tersebut.

Sejak ditetapkannya Wilayah  Talun jadi sentra penjualan makanan khas Cirebon, kini banyak bermunculan bangunan dadakan yang didirikan sepanjang jalan menuju Beber.

Menurut H. Suwarno, salah seorang pengusaha makanan di tempat tsb dirinya siap bersaing dengan usaha sejenis. Usaha yang dikelolanya lebih mengutamakan makanan khas tradisional Jawa.

Baca juga: Dinsos PMD Harapkan Konflik Internal di Desa Pangandaran Selesai

"Saya merasa senang dan tidak merasa tersaingi di tengah banyaknya usaha kuliner yang kini banyak bermunculannya di wilayah ini," katanya.

Tanpa kecuali, lanjut H. Suwarno, dengan ditetapkannya Wil. Talun jadi pusat destinasi berkembangnya wisata kuliner di tempat tsb justru malah makin banyak dikenal masyarakat.

Dengan demikan, usaha yang dikelolanya dèngan menawarkan ciri khas makanan rumahan tradisiomal Jawa yang ditekuninya sejak tahun 2010 silam telah memiliki pelanggan tetap. Bukan cuma masyarakat Cirebon, tetapi mereka juga datang dari Indramayu. Kuningan, Majalengka serta daerah lainnya.

Baca juga: RAMALAN Zodiak Besok Kamis 18 Maret 2021, Virgo Ada Kejutan, Capricon Berfikirlah Positif

"Sejak usaha kami buka beberapa tahun silam sudah banyak pelanggan tetap yang datang ke tempat ini," kata H. Suwarno, menambahkan.
Untuk memperlancar usahanya, dia terus mempromosikannya melalui jaringan medsos di samping telah mengantongi syarat kebersihan kesehatan dan lingkungan yang dikeluarkan Dinas Kesehatan.

Disinggung tentang persaingan dirinya tetap berkomitmen untuk selalu siap dan tidak merasa khawatir di tengah maraknya usaha sejenis, kata Suwano yang mngaku memiliki puluhan karyawan. (Ejub).


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait