Susi Pudjiastuti: Stop Impor Beras! Saat Panen Raya Pemerintah Rencanakan Impor Beras 1 Juta Ton

Nasional —Rabu, 17 Mar 2021 12:03
    Bagikan:  
Susi Pudjiastuti: Stop Impor Beras! Saat Panen Raya Pemerintah Rencanakan Impor Beras 1 Juta Ton
Image/Pinterest

POSKOTAJABAR,BANDUNG

Kalangan DPR mendesak pemerintah mengkaji ulang rencana mengimpor 1 juta ton beras. Baginya, pengumuman rencana impor itu meningkatkan resiko semakin rendahnya harga gabah di Indonesia.

Menurut pemerintah, dengan melakukan impor beras akan memenuhi kebutuhan di tengah pandemi Covid-19 yang sering dikeluhkan masyarakat.

Namun kebijakan pemerintah ini menuai beberapa respon, termasuk respon kontra. Salah satu yang kontra dengan rencana impor beras ini adalah mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Susi Pudjiastuti.

Tanggapan kontra Susi Pudjiastuti terhadap rencana impor beras 1 juta ton ini ia tuangkan melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @susipudjiastuti.

BACA JUGA : Musim Panen Tiba Pemerintah Malah Mau Impor 1 Juta Ton Beras, DPR: Kasihan Petani, Harga Gabah Turun Drastis

Pada cuitannya, Susi Pudjiastuti bahkan men-tag atau menandai akun twitter Presiden Jokowi @jokowi.

Dalam cuitan Susi Pudjiastuti, ia meminta Jokowi untuk menghentikan impor beras 1 juta ton karena menurutnya masyarakat masih ada yang panen sehingga stok masih melimpah.

Susi Pudjiastuti juga meminta Jokowi untuk memberikan dukungan kepada petani dan Badan Urusan Logistik (Bulog).

“Pak Presiden yth. Mohon stop impor beras, masyarakat masih ada yg panen, panen juga berlimpah. Mohon berikan dukungan kpd Pak Kabulog untk tidak melakukan impor. Juga melarang yg lain. @jokowi @KemenBUMN @kementan @Kemendag” tulis Susi sebagaimana dikutip Media Magelang dari akun Twitter pribadinya @susipudjiastuti pada Selasa, 16 Maret 2021.

Cuitan Susi Pudjiastuti untuk Jokowi tersebut turut disertai tautan link yang mengarah ke salah satu artikel tentang ratusan ribu beras impor tak terpakai.

Tidak hanya Susi Pudjiastuti yang merespon rencana pemerintah impor beras 1 juta ton. Ada pula pihak Bulog yang ikut berpendapat dengan kebijakan ini.

BACA JUGA : 6 Kiat Sukses Lulus Seleksi CPNS 2021

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseo juga menuturkan bahwa pihaknya sudah melapor ke Jokowi perihal masih adanya ketersediaan beras impor, pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPR RI, Senin 15 Maret 2021.

Bahkan Perum Bulog saat ini masih memiliki stok beras impor dari pengadaan tahun 2018 lalu.

Dari total pengadaan sebanyak 1.785.450 ton, masih tersisa 275.811 ton beras yang belum tersalurkan. Dan dari jumlah tadi masih ada 106.642 ton yang merupakan beras turun mutu.

Budi Waseo meminta agar Bulog bisa diberikan pangsa pasar untuk menyalurkan hasil impor beras tersebut oleh pemerintah.

“Kalau kami membeli sebanyak apapun, kami siap. Asalkan hilirnya dipakai,” ujar Budi Waseo yang Media Magelang kutip dari Pikiran Rakyat.

Tak hanya Budi Waseo yang sama seperti Susi Pudjiastuti, kontra dengan rencana impor beras 1 juta ton, beberapa orang di Twitter yang mengaku sebagai anak petani turut mencurahkan pikiran mereka.

“Bu petani baru mau panen ini bu. Harga padi murah banget, sedangkan harga pupuk mahal banget. Gimana petani mau sejahtera bu... Saya sebagai anak petani ya perihatin bu. Ga bisa apa2,” ujar salah satu akun dengan nama @Putro_petir20 membalas cuitan Susi Pudjiastuti.

BACA JUGA : Susi Pudjiastuti: Stop Impor Beras! Saat Panen Raya Pemerintah Rencanakan Impor Beras 1 Juta Ton

Editor: Reza
    Bagikan:  


Berita Terkait