Menteri Kesehatan: Tunggu Pernyataan WHO , Distribusi Vaksin AstraZeneca Ditunda

Nasional —Rabu, 17 Mar 2021 12:20
    Bagikan:  
Menteri Kesehatan: Tunggu Pernyataan WHO , Distribusi  Vaksin AstraZeneca Ditunda
Image/Pinterest

POSKOTAJABAR,BANDUNG

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut vaksin AstraZeneca akan kedaluwarsa Akhir Mei 2021. Sementara itu, distribusi dan penggunaannya masih akan ditunda sehubungan dengan beberapa kasus pembekuan darah di Eropa.
Menurut Menkes, penundaan vaksinasi AstraZeneca dilakukan lantaran menunggu konfirmasi lebih lanjut dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Untuk konservatismenya BPOM menunda dulu implementasi AstraZeneca sambil menunggu konfirmasi dari WHO," kata Budi dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI Senin (15/3/2021).

Menurut Budi, saat ini WHO masih mengkaji lebih lanjut kaitan antara laporan pembekuan darah dengan vaksin AstraZeneca. Namun, otoritas kesehatan Inggris disebut Budi menegaskan kejadian pembekuan darah pasca disuntik tak ada kaitannya dengan vaksin AstraZeneca.

BACA JUGA : Susi Pudjiastuti: Stop Impor Beras! Saat Panen Raya Pemerintah Rencanakan Impor Beras 1 Juta Ton

Diketahui, beberapa kasus efek samping ini ditemukan di beberapa negara di Eropa seperti Austria, Denmark, dan Norwegia.

Walaupun Budi baru menerima sedikit informasi dari organisasi WHO (World Health Organization), ia berusaha untuk tetap mencari tahu melalui sumber lain yang kredibel.

Ia juga meminta keterangan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan kota London. Namun, BPOM kota London menyangkal efek samping tersebut terjadi karena vaksin.

Menurut Budi, BPOM kota London menyatakan bahwa gangguan pada darah yang diderita penerima vaksin tidak ada hubungannya dengan vaksin AstraZeneca itu sendiri. Melainkan ada hal lain yang menjadi pemicunya.

Maka dari itu, pemerintah mengundur jadwal pemberian vaksin AstraZeneca yang rencananya akan diberikan kepada masyarakat terdampak Covid-19.

Pemerintah akan tunggu pernyataan WHO mengenai penggunakan vaksin AstraZeneca dan berjanji tidak akan memberikan vaksin ini sampai benar-benar ada konfirmasi pasti mengenai efek sampingnya.

Budi Gunadi Sadikin berharap kabar ini akan cepat terbukti kebenaran dan tidaknya dengan pernyataan WHO, mengingat vaksin AstraZeneca akan kedaluwarsa pada akhir Mei 2021.

BACA JUGA : 6 Kiat Sukses Lulus Seleksi CPNS 2021

Sampai sekarang tidak hanya Indonesia saja yang menunda penggunaan vaksin yang dikembangkan oleh Oxford University tersebut.

Selain Indonesia, negara-negara Eropa seperti Prancis, Jerman, dan Islandia menunda penggunaan AstraZeneca Negara-negara tersebut masih menunggu kesimpulan WHO.

Walaupun WHO mengimbau untuk tetap melaksanakan vaksinasi, namun keputusan penundaan tetap diambil oleh beberapa negara di berbagai belahan dunia.

Pemberian vaksin AstraZeneca hingga kini masih belum digunakan di Indonesia sejak kedatangannya awal Maret lalu, pemerintah masih menunggu pernyataan pihak WHO.

BACA JUGA :

Editor: Reza
    Bagikan:  


Berita Terkait