Presiden Jokowi Percaya HMI Bisa Menjadi Lokomotif Kemajuan Bangsa

Nasional —Rabu, 17 Mar 2021 18:14
    Bagikan:  
Presiden Jokowi Percaya HMI Bisa Menjadi Lokomotif Kemajuan Bangsa
Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara virtual membuka Kongres XXXI HMI Tahun 2021 dari Istana negara Jakarta, Rabu (17/3/2021). Kongres sendiri berlangsung di Surabaya. (Foto Ist)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) merupakan organisasi yang banyak melahirkan tokoh umat dan para pemimpin bangsa yang telah berkontribusi di ladang pengabdian, yang luas dan beragam. Kader HMI juga banyak yang kini menyumbangkan pikiran dan tenaganya di Kabinet Indonesia Maju.

Hal tersebut dikatakan Jokowi dalam sambutannya saat membuka secara virtual Kongres XXXI HMI Tahun 2021 dari Istana Negara, Jakarta, Rabu, (17/3/2021). Kongres  digelar di Surabaya dengan mengusung tema "Merajut Persatuan untuk Indonesia Berdaulat dan Berkeadilan".

"Tetapi tantangan kita ke depan semakin besar. Kita tahu saat ini kita berada di era disrupsi dengan perubahan yang sangat cepat. Kita tidak boleh terpaku hanya pada kebesaran-kebesaran masa lalu," ujarnya lewat rilis yang diterima POSKOTAJABAR, Rabu (17/03/2021).

Di tengah kemajuan dan perubahan zaman, serta mengingat potensi yang dimiliki segenap kader HMI, Jokowi berharap HMI mampu meneruskan dan mewujudkan cita-cita besar para pendiri untuk menyelaraskan keislaman dan keindonesiaan, memperkokoh persatuan bangsa di tengah keberagaman, dan menjadi pilar penyokong integrasi bangsa.

Tentunya upaya-upaya tersebut harus sesuai dengan semangat pembaruan, adaptif dan lincah terhadap perubahan, serta cepat dan cerdas dalam bertindak.

"Karena itu saya berpesan agar HMI tumbuh bersama zaman. Harus adaptif dengan kebaruan, tanggap menghadapi realitas-realitas baru, dan menyesuaikan diri dengan derasnya arus disrupsi dan perubahan," tuturnya.


Berkolaborasi dengan Ageda Penting

Dalam mewujudkan cita-cita besar tersebut, HMI juga harus berkolaborasi dalam berbagai agenda penting pembangunan bangsa, termasuk dalam upaya prioritas saat ini untuk menangani pandemi, membantu masyarakat yang sedang berada dalam kesulitan, serta membangkitkan optimisme dan harapan agar bangsa dapat segera pulih dan bangkit dari pandemi.

"Saya percaya HMI bisa menjadi lokomotif kemajuan bangsa dan lebih aktif menyiapkan, melahirkan, SDM-SDM unggul serta pemimpin-pemimpin masa depan yang akan mengantarkan bangsa ini siap berkompetisi dalam era hiperkompetisi," tandasnya.


Ditempat terpisah, Ramdansyah, mantan Sekjen Partai Idaman yang pernah menjadi Pjs Ketua Umum PB HMI Periode 1997-1999 menambahkan HMI harus tetap menjadi milik umat dan rakyat Indonesia.

"Karena HMI adalah keislaman dan keindonesiaan" ujarnya saat dihubungi via aplikasi whatsapp, Rabu (17/03/2021). (Aris)


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait