Indonesia Mempertanyakan Alasan Kewajiban Isolasi Mandiri Terhadap Tim Bulutangkis Indonesia di All England

Internasional —Sabtu, 20 Mar 2021 15:32
    Bagikan:  
Indonesia Mempertanyakan Alasan Kewajiban Isolasi Mandiri Terhadap Tim Bulutangkis Indonesia di All England
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah, mengatakan, puhaknya sudah berkomunikasi dengan pemerintah Inggris terkait Tim Bulutangkis INdonesia di All England. (twitter)

POSKOTAJABAR, JAKARTA.  

Pemerintah Indonesia mempertanyakan alasan dan narasi kewajiban isolasi mandiri 10 hari terhadap Tim Bulutangkis Indonesia, yang akan mengikuti Turnamen Bulutangkis All England 2021 di Birmingham Inggris.

Untuk itu, pihak Indonesia telah berkomunikasi dengan Duta Besar Inggris di Jakarta, Owen Jenkins, terkait kejadian yang tidak menyenangkan menimpa tim Indonesia di All England 2021 tersebut. 

"Kita telah kontak langsung Dubes Inggris, Owen Jenkins, di Jakarta dan meminta agar beliau lakukan intervensi ke otoritas kesehatan Inggris (NHS),"  ungkap Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Jubir Kemlu), Teuku Faizasyah, yang dihubungi Sabtu (20/03/2021). 

BACA JUGA: Kemenpora dan Kemenlu Diminta Melakukan Langkah Diplomatik, Kasus Ditolaknya Tim Bulutangkis Indonesia di All England

Teuku Faizasyah yang akrab dipanggil Fais lebih kanjut mengatakan, Indonesia mempertanyakan alasan dan narasi kewajiban isolasi mandiri 10 hari terhadap tim bulu tangkis Indonesia. 


Selain itu, kata Fais, Kemenlu juga telah melakukan pendekatan langsung kepada otoritas Inggris, terutama pihak NHS, dan juga Federasi Badminton Dunia (BWF) sebagai penyelenggara dengan pesan yang sama. 

Fais menjelaskan, terkait adanya kewajiban karantina bagi tim Indonesia di Yonex All England 2021 di Birmingham, Inggris,  sehingga mengakibatkan tidak dapat dilanjutkannya partisipasi tim dalam pertandingan tersebut. 

"Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di London telah melakukan koordinasi intens dengan Manajer Timnas All England, Pak Ricky Subagja, dan juga  Menpora Pak Zainudin Amali," tutur Fais. 

BACA JUGA: Langkah Tim Bulutangkis Indonesia Terhenti Sebelum Bertanding di Arena All England 2021

Fais mengatakan, Pemerintah Inggris masih memberlakukan lockdown dan pengaturan protokol kesehatan (prokes) yang ketat, mengingat angka penularan Covid-19 yang relatif masih tinggi. Turnamen All England pun diselenggarakan dengan pengaturan khusus, ketat dan tertutup tanpa penonton.

Sementara itu, kabar terbaru, menyebutkan, Tim Bulutangkis Indonesia dipastikan bisa kembali lebih cepat ke tanah air. Kepulangan Marcus Fernaldi Gideon dkk dijadwalkan pada Minggu (21/03/2021) dan akan tiba di Indonesia pada Senin (22/03/2021). (Poskota/nst)

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait