Wabup Indramayu Lucky Hakim : Pemanfaatan Hasil Laut Harus Dimaksimalkan

Jawa Barat —Selasa, 6 Apr 2021 16:17
    Bagikan:  
Wabup Indramayu Lucky Hakim : Pemanfaatan Hasil Laut Harus Dimaksimalkan
Wakil Bupati Indramayu, Lucky Hakim meluncurkan Gerakan ‘Berikan Protein’ bersamaan peringatan ke-61 Hari Nelayan Tingkat Kabupaten Indramayu, Selasa (06/04/2021), di Aula HPI Plant, Kecamatan Kandan

POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Wakil Bupati Indramayu Lucky Hakim, Selasa (06/04/2021) meluncurkan Gerakan ‘Berikan Protein’ bersamaan peringatan ke-61 Hari Nelayan Tingkat Kabupaten Indramayu, di Aula HPI Plant,  Kecamatan Kandanghaur, Indramayu, Jabar.

Wabup menjelaskan, salah satu parameter kesejahteraan masyarakat adalah peningkatan status gizi masyarakat. Untuk itu harus dilakukan berbagai upaya penanggulangan melalui berbagai sektor. Salah satunya pemanfaatan olahan hasil laut.

Menurut Lucky, Kabupaten Indramayu dengan panjang pantai 147 Km, memiliki potensi usaha penangkapan ikan di laut yang cukup besar. Selain itu juga tingkat pengelolaan sumber daya kelautan sangat potensial.  Daerah ini juga merupakan pemasok 40 persen ikan di Jawa Barat.

”Kabupaten Indramayu sumber daya lautnya cukup melimpah. Hal ini menjadi peluang dan jalan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemanfaatan hasil laut harus dimaksimalkan. Agar output akhirnya tidak semata bermuara pada peningkatan gizi masyarakat, namun juga meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Lucky.

Pada kesempatan itu Lucky kembali mengingatkan manfaat pentingnya mengkonsumsi ikan sejak dini. Karena banyak kandungan gizi yang terdapat pada ikan. Ini sangat penting untuk tumbuh kembang anak serta mencegah terjadinya stunting atau masalah kurang gizi kronis yang disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama.  Kandungan ikan juga dapat mengurangi risiko penyakit autoimun, stroke dan gagal jantung.


BACA JUGA: Tim SAR Gabungan Maksimalkan Pengerahan Alut, Pencarian 14 Korban ABK MV Barokah 


Gerakan Mamasyarakatkan Makan Ikan 

Lucky menambahkan, peningkatan gizi masyarakat Kabupaten Indramayu saat ini semakin terbuka lebar. Telah berdiri pabrik pengolahan ikan di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur,  yang merupakan wujud sinergitas antara Koperasi Produsen Mandiri Mina Bahari, PT. Berikan Teknologi Indonesia dan PT. Kimia Farma yang memproduksi Hidrolisat Protein Ikan (HPI).

“Berdirinya pabrik ini menjadi momentum bagi pengembangan produk olahan hasil perikanan. Sekaligus sangat berperan dalam rangka percepatan konsumsi makan ikan melalui Gerakan Berikan Protein yang dicanangkan pada saat ini,” tutur Lucky.

Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (Diskanla) Kabupaten Indramyu, Edi Umaedi mengatakan, sosialisasi Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) terus dilakukan secara berkesinambungan setiap tahunnya. Hal ini merupakan upaya peningkatan  angka konsumsi ikan. 

Kegiatan Gemarikan dilaksanakan di sekolah-sekolah dasar dengan peserta siswa/siswi yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Indramayu.  Sedangkan kecamatan yang telah melaksanakan kegiatan Gemarikan yakni Jatibarang, Tukdana, Cikedung, Karangampel, Sliyeg,  Gantar dan Haurgeulis.

“Tujuan kegiatan ini diharapkan tumbuh kesadaran individu budaya makan ikan sejak dini sehingga terbentuklah generasi bangsa yang berkualitas, sehat, kuat dan cerdas,” kata Edi Umaedi di sela-sela kegiatan. (Yan)

BACA JUGA: Kebakaran Kilang Minyak Balongan Indramayu, Kapolda Jabar: Besok akan Olah TKP


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait