Hilangnya Uang Nasabah di ATM, YLPKN Jabar Minta BRI Bisa Selesaikan dengan Cepat

Jawa Barat —Selasa, 6 Apr 2021 18:58
    Bagikan:  
Hilangnya Uang Nasabah di ATM, YLPKN Jabar Minta BRI Bisa Selesaikan dengan Cepat
Hilangnya Uang Nasabah di ATM, YLPKN Jabar Minta BRI Bisa Selesaikan dengan Cepat. (foto:nuki)

POSKOTAJABAR,CIANJUR.

Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN) DPD Jawa Barat soroti kasus hilangnya uang nasabah di rekening Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cianjur. Terkait kasus yang membuat resah dan panik para nasabah tersebut YLPKN berharap pihak BRI bisa menyelesaikan dengan cepat.

"Jangan sampai masalahnya berlarut-larut tanpa kejelasan yang pasti kepada nasabah, yang akhirnya nanti mungkin saja bisa memicu kemarahan nasabah,"ujar Ketua YLPKN DPD Jabar, Hendra Malik, Selasa (06/04/2021).

Hendra juga berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secepatnya datang ke BRI Cianjur melakukan pemeriksaan. Karena menurutnya persoalan ini bukan masalah sepele yang bisa di nanti-nantikan penyelesaiannya.

"Sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan, sudah pasti masyarakat banyak yang akan mengambil uang tabungannya di Bank, sementara pas di cek ternyata saldonya hilang bagaimana tidak bikin panik dan marah,"ungkapnya.

Hendra yakin jika masalah ini tidak cepat di selesaikan akan terjadi demo besar-besaran di depan Kantor Bank BRI. "Mungkin juga banyak yang akan datang ke kantor OJK dan  YLPKN Jawa Barat,"imbuhnya.

BACA JUGA: Dinkes Kota Bandung Optimis Sebelum Juni Semua Guru Sudah Divaksin


BRI Lakukan Investigasi

Disingung soal kemungkinan langkah YLPKN akan mendatangi kantor OJK, pria berpenampilan kepala pelontos itupun mengatakan akan melakukan langkah itu jika masalahnya memang berlarut larut. "Dalam waktu dekat akan datang dan melaporkan kejadian ini ke OJK,"tegasnya.

Terpisah, menanggapi kasus hilangnya uang nasabah di rekening BRI Cianjur, Pemimpin Cabang BRI Cianjur, Yoni Ariyanto mengatakan BRI telah menerima dan menindaklanjuti pengaduan nasabah dan saat ini tengah melakukan investigasi  bersama pihak -pihak terkait.

"Apabila terbukti merupakan tindak kejahatan skimming, BRI bertanggungjawab menyelesaikan hal tersebut,"ujar Yoni saat dihubungi.

Pihaknya menghimbau nasabah, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi perbankan, rutin melakukan penggantian PIN kartu ATM,  dan juga menjaga kerahasiaan data nasabah seperti nomor rekening tabungan, nomor kartu, nomor CVV kartu kredit, nomor OTP transaksi. "Kepada pihak manapun, termasuk yang mengatasnamakan BRI,"pungkasnya. (Nuki)

BACA JUGA: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Cabut Telegram Larangan Media Tampilkan Kekerasan Polisi



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait