Kehadiran Dokmaru, Program Unggulan Pemkab Indramayu Semakin Dirasakan Manfaatnya

Jawa Barat —Selasa, 6 Apr 2021 19:58
    Bagikan:  
Kehadiran Dokmaru, Program Unggulan Pemkab Indramayu Semakin Dirasakan Manfaatnya
Salah seorang pasien setelah diperiksa dokter melalui program Dokmaru dirujuk ke RSUD Pantura Sentot. (foto: Yan)


POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Program Dokter Masuk Rumah (Dokmaru)  yang baru diluncurkan Bupati Indramayu Nina Agustina manfaatnya dirasakan masyarakat yang tengah membutuhkan.

Tidak hanya melakukan rujukan, namun proses pembuatan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) juga dilakukan pendampingan. Pasien mendapatkan pelayanan secara utuh.  Sebagaimana yang dilakukan Puskesmas Losarang dalam merealisasikan program Dokmaru.

Menurut Karsa, warga Desa Santing Kecamatan Losarang, beberapa hari lalu merasa  tak tega melihat ibunya Ny. Tursinah (55) merintih kesakitan di  perut dan buang air besar berwarna hitam. Sudah 3 hari berobat di Puskesmas,  namun belum ada perubahan. Bahkan sempat mengalami penurunan kondisi.

Melihat kondisi demikian memberanikan diri menghubungi Call Center PSC 119 yang merupakan  layanan Dokmaru. Tidak lama datang tim  Puskesmas Losarang menggunakan ambulance dipimpin Dokter Andri bersama perawat dan lainnya.

BACA JUGA: Hilangnya Uang Nasabah di ATM, YLPKN Jabar Minta BRI Bisa Selesaikan dengan Cepat


Bisa Dirawat di Rumah Sakit

Kedatangan tim tersebut memeriksa kembali kondisi ibunya. Setelah diperiksa  dokter selanjutnya disarankan  dirawat di Rumah Sakit Pantura MA. Sentot Patrol. Karsa menambahkan, keputusan rujukan dirawat di rumah sakit tidak serta merta langsung dilakukan. Soalnya Ia tidak memiliki BPJS atau KIS.

Namun adanya keputusan dari Kepala Puskesmas untuk dibuatkan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari desa dan kecamatan akhirnya ibunya bisa dirawat di rumah sakit.

“Alhamdulillah respon cepat dari Puskesmas Losarang. Ibu saya langsung dirawat di rumah sakit. Bahkan untuk pengurusan SKTM juga difasilitasi. Semoga ibu saya lekas sembuh dan cepat pulang ke rumah,” kata Karsa.

Kepala Puskesmas Losarang, Andri mengatakan, pihaknya terus semaksimal mungkin  merespon aduan masyarakat. Terutama yang sakit dan tidak mampu. Adanya laporan ke call center Dokmaru secepat mungkin direspon dan dilakukan rujukan. (Yan)

BACA JUGA: Dinkes Kota Bandung Optimis Sebelum Juni Semua Guru Sudah Divaksin


 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait