Terkait Kasus Aa Umbara, Dewan Pakar NasDem KBB Kecewa Ungkapan Didin Rachmat

Jawa Barat —Selasa, 6 Apr 2021 20:53
    Bagikan:  
Terkait Kasus Aa Umbara, Dewan Pakar NasDem KBB Kecewa Ungkapan Didin Rachmat
Bupati Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna yang juga Ketua DPD Partai NasDem KBB. (foto:ist)

POSKOTAJABAR, NGAMPRAH.

Dewan Pakar Partai NasDem Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jajang Solihin secara tegas dirinya kecewa atas ungkapan H. Didin Rachmat sebagai Ketua Fraksi NasDem DPRD KBB.

Berdasarkan ungkapan Didin, di salah satu media, terkait masalah posisi Ketua DPC NasDem KBB Aa Umbara Sutisna, Partai NasDem tidak mentolerir bagi kadernya yang tersangkut kasus hukum. Pernyataan tersebut menuai polemik.

Hal itu diungkapkan oleh Jajang, yang kecewa dengan ungkapan Didin. Karena, menurut Jajang, situasi kondisi seperti saat ini, Didin masih bisa bicara masalah seperti itu.

"Seharusnya, sebagai seorang kader, Didin berhati-hati mengeluarkan pernyataan," ulas Jajang.

Bahkan kata Jajang, justru Didin melampaui batas kewenangannya.m"Karena Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Jawa Barat dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem saja, saat ini belum menentukan keputusan, kok Didin malah mendahului DPW dan DPP, berani mengeluarkan statement seperti itu, dan membuat para kader NasDem tersinggung.

Tidak hanya itu saja, bahkan Jajang akan mendesak kepada DPW dan DPP agar segera pecat Didin.

Secara tegas, Jajang sangat menyesalkan dari sikap Didin yang terburu-buru menyikapi sesuatu yang bersangkutan dengan internal partainya.

Walaupun Didin sudah meminta maaf sekalipun, Inilah yang membuat para kader NasDem bertanya-tanya, sebenarnya ada muatan apa dengan pernyataan itu.

“Apa yang sebenarnya diinginkan oleh Didin," ujarnya.

BACA JUGA: Hilangnya Uang Nasabah di ATM, YLPKN Jabar Minta BRI Bisa Selesaikan dengan Cepat


Melukai Kader NasDem

Maaf itu tidak cukup, sebab kata Jajang, karena terlanjur diketahui publik dan melukai hati para kader NasDem lainnya.

Dikarenakan Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, juga sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem KBB yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Didin langsung menyikapi hal tersebut bahwa, jika partai sudah berang tentu akan mengambil tindakan tegas setiap pelanggaran yang dilakukan oleh kadernya.

Bahkan kata Didin yang dilansir di media online, bahwa Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tidak akan mentolerir perbuatan kadernya yang merugikan nama baik partai, untuk mengundurkan diri, dan akan dipecat bila sudah jadi tersangka. (Bagdja)

BACA JUGA: Disdagin Kota Bandung Imbau Pedagang tidak Coba-coba Menimbun Barang


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait