Komisi I DPRD Jabar 8 April 2021 akan Tinjau Calon Ibukota Kabupaten Inbar

Jawa Barat —Rabu, 7 Apr 2021 15:05
    Bagikan:  
Komisi I DPRD Jabar 8 April 2021 akan Tinjau Calon Ibukota Kabupaten Inbar
Assda 1 Setda Indramayu, Jajang Sudrajat memimpin rapat persiapan kunjungan Komisi 1 DPRD Jabar ke Kecamatan Kroya. (foto: Yan)

POSKOTAJABAR, INDRAMAYU.

Impian panjang, sebagian masyarakat Kabupaten Indramayu wilayah barat membentuk Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) melalui pemekaran wilayah Kabupaten Indramayu Barat (Inbar)  terpisah dari Kabupaten Indramayu,  tak lama lagi bakal terwujud.

Proses panjang ditempuh sejak 1999. Memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Inbar telah  diupayakan Panitia Pembentukan Kabupaten Indramayu Barat (PPKIB) diketuai Sukamto, S.H. Kini babak baru perjuangan itu mulai membuahkan hasil.

Gubernur Jawa Barat,  Ridwan Kamil di hadapan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat  Jumat lalu telah memaparkan usulan Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDPOB) Kabupaten Indramayu Barat dan Kabupaten Bogor.

Lalu, DPRD Provinsi Jawa Barat pun menindaklanjuti pemaparan Ridwan Kamil,  menunjuk Komisi I sebagai tim yang menangani masalah itu. Proses berlanjut. Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat  membahas usulan itu pada 29 Maret 2021 lalu dan waktunya akan berakhir pada 16 April 2021.

Salah satu kegiatan dalam pembahasan itu adalah peninjauan langsung lokasi “Calon Ibukota” Kabupaten Indramayu Barat oleh Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat. Rencananya kunjungan dilakukan pada 8-9 April 2021.

Hal ini disampaikan Asisten Pemerintahan (Asda I) Setda Indramayu, Jajang Sudrajat saat membuka Rapat Koordinasi Calon Daerah Persiapan Otonomi Baru (CDOPB) Kabupaten Indramayu Barat yang diselenggarakan Bagian Otonomi Daerah Setda Kabupaten Indramayu pada Selasa, (06/04/2021).

BACA JUGA: Pemkot Bandung Memperbolehkan Masyarakat Salat Tarawih di Masjid


Persiapkan data dan Indikator Lainnya

 Jajang menyatakan, guna mendampingi kunjungan Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat ke Kabupaten Indramayu, diharapkan semua Perangkat Daerah terutama Camat Kroya dapat mempersiapkan data dan indikator lainnya.

“Saya harap Camat Kroya dapat mempersiapkan lokasi yang akan ditinjau nanti. Jika dibutuhkan dokumen dan indikator lainnya juga harus dipersiapkan,” ujar Jajang.

Berdasarkan kajian kapasitas daerah yang dilakukan  Pemkab Indramayu bekerjasama  Tim dari Universitas Padjadjaran (Unpad) diperoleh hasil mengejutkan. Kecamatan Kroya memperoleh nilai tertinggi dan menjadi “Calon Ibukota” Kabupaten Indramayu Barat.

BACA JUGA: Sambut Ramadhan, PLN Beri Potongan Harga untuk Tambah Daya Listrik hingga 31 Mei, Begini Caranya!


Perhatikan Beberapa Aspek

Ketua Tim Kajian Unpad, Prof. Dr. H. Nandang, A.D., S.H. M. Hum., memaparkan, penetapan Calon Ibukota Kabupaten Indramayu Barat dipilih karena memperhatikan kondisi geografis (34 persen), kesesuaian dengan rencana tata ruang (17,2 persen), ketersediaan lahan (10,3 persen), kondisi sosial budaya dan sejarah (2,9 persen), kondisi politik dan keamanan (4 persen), serta aksesibilitas layanan (31,6 persen).

Ia mengemukakan, rencana pemekaran Kabupaten Inbar akan mencakup 10 kecamatan. Berdasarkan hasil kajian dan penghitungan skor dari 10 kecamatan, 4 kecamatan menempati peringkat tertinggi yakni Kecamatan Kroya (4,01), Kecamatan Gabuswetan (3,95), Kecamatan Haurgeulis (3,45), dan Kecamatan Kandanghaur (3,42).

Dengan diperolehnya skor tertinggi, Kecamatan Kroya didapuk sebagai Calon Ibukota Kabupaten Inbar.  Lokasi ibu kota kabupaten akan dibangun tepatnya di Desa Sukaslamet, Blok Rendong, dengan menempati lahan sekitar 300 hektar.

Masyarakat Inbar boleh lega. Keinginan memperoleh pelayanan aparatur pemerintah yang lebih dekat dengan rumah mereka bakal terwujud. (Yan)

BACA JUGA: Berkas Kasus Ajay Sudah Dilimpahkan ke PN Tipikor Bandung, Tinggal Nunggu Waktu Sidang


Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait