Cara Bersosialisasi dengan Orang Lain dengan Meningkatkan Kecerdasan Emosional

Kesehatan —Rabu, 7 Apr 2021 15:43
    Bagikan:  
Cara  Bersosialisasi dengan Orang Lain dengan Meningkatkan Kecerdasan Emosional
Image/Pinterest

POSKOTAJABAR,BANDUNG

Dalam menilai kecerdasan, seringkali orang hanya fokus dengan intelligent quotient (IQ) atau kecerdasan intelektual, padahal emotional quotient (EQ) atau kecerdasan emosional juga merupakan faktor penting yang mempengaruhi kecerdasan seseorang.

Dalam buku Daniel Goleman berjudul Emotional Intelligence dijelaskan bahwa kecerdasan emosional menyumbang sebesar 80% dalam keberhasilan seseorang sedangkan sebanyak 20% ditentukan oleh IQ.

IQ atau kecerdasan intelektual adalah kemampuan seseorang untuk belajar, menalar, berpikir, merencanakan sesuatu, serta memecahkan masalah dengan menggunakan unsur matematika dan logika. Sedangkan EQ atau kecerdasan emosional adalah kemampuan seseorang untuk mengenali, memahami, mengendalikan, menata, dan mengekspresikan emosi.

BACA JUGA: Razia Sel Tahanan di Rutan Salemba, Puluhan Telepon Genggam dan Sex Toys Disita

Alasan kecerdasan emosional sangat penting
Dulu emosi dan intelektual sering dianggap dua hal yang berdiri sendiri. Seiring dengan berjalannya waktu, terungkap fakta bahwa dua hal ini memiliki hubungan yang sangat erat. Terlebih lagi, Anda perlu berinteraksi dengan orang lain setiap harinya, baik di rumah maupun tempat kerja.
Para peneliti pun menyarankan untuk setiap orang mulai mengasah kecerdasan emosional mereka. Berikut atribut yang terdapat di dalam kecerdasan emosional:

1. Manajemen diri
Faktor yang satu ini berhubungan dengan cara Anda mengatur emosi dalam bertindak. Hal ini meliputi inisiatif, komitmen, dan adaptasi diri dengan segala perubahan. Semua hal yang datang harus disikapi dengan energi positif.

2. Kesadaran diri
Hal terpenting dari kecerdasan emosional adalah mengetahui diri sendiri secara detail. Anda harus tahu emosi dalam diri dan segala perasaan yang bisa saja timbul. Dengan begitu, Anda bisa menilai kelebihan dan kekurangan diri untuk memupuk rasa percaya diri.

BACA JUGA: Pasca Ratusan Juta Data Pengguna Diduga Bocor, Ini Tanggapan Pihak Facebook

3. Memiliki empati
Setelah mengetahui tentang diri sendiri, waktunya melatih empati terhadap lingkungan sekitar. Anda perlu merasakan dan memahami segala isyarat emosi orang-orang yang ada di sekeliling Anda. Dengan begitu, Anda bisa menciptakan rasa nyaman di dalam dunia sosial.

4. Manajemen hubungan dengan sesama
Hal ini akan sangat menyangkut cara Anda berkomunikasi dan menyampaikan pendapat kepada orang lain. Anda perlu memelihara dan mengembangkan hubungan dari waktu ke waktu agar bisa melakukan segala aktivitas bersama. Selain itu, Anda pun perlu tahu cara yang tepat untuk menghadapi sebuah konflik.
Perbedaan orang yang memiliki kecerdasan emosional dan tidak
Pemimpin yang baik tentunya perlu memiliki kecerdasan emosional. Namun, sebenarnya setiap orang yang ada dalam ruang sosial perlu memilikinya. Ada perbedaan yang tampak jelas bagi mereka yang memiliki kecerdasan emosional yang baik dan golongan yang tidak pernah melatihnya. Berikut perbedaan yang bisa akan terlihat:

Pemecahan persoalan
Pemilik EQ yang baik akan melihat masalah dari solusinya. Mereka yang memiliki kecerdasan emosional rendah akan akan mencari siapa penyebab kesalahan terlebih dulu. Jika itu bukan salahnya, dia tidak akan membantu menyelesaikannya.

BACA JUGA: Facebook Bocor, Retas 533 Juta Data Pengguna

Tetap tenang saat menghadapi masalah
Dalam keadaan tertekan, mereka yang memiliki EQ baik akan lebih tenang. Dengan begitu, masalah bisa diselesaikan tanpa adanya perpecahan yang besar. Di sisi lain, golongan tanpa EQ yang baik akan menggunakan jalur komunikasi yang buruk dalam menghadapi masalah. Lebih parahnya lagi, mereka hanya diam tidak mau tahu.

Kerja tim
Dalam bekerja bersama tim, pemilik EQ akan punya empati yang besar karena segala sesuatunya bukan hanya tentang dia. Mereka pun akan mendengarkan segala masukan dan mempertimbangkan segala sesuatu yang baik untuk dilakukan. Namun, hal itu tidak akan terjadi pada mereka yang memiliki EQ rendah.

Cara meningkatkan kecerdasan emosional

Apabila ingin melatih kecerdasan emosional, Anda perlu berlatih mengenali emosi diri sendiri. Berikut cara untuk meningkatkan EQ:
1. Berpikir sebelum bertindak
Jangan mengambil keputusan saat diri dikuasai oleh emosi yang berlebih, seperti terlalu senang atau marah. Pastikan Anda menyisihkan waktu sejenak untuk berpikir. Pertimbangkan apa yang akan terjadi saat Anda mengambil sebuah keputusan atau sama sekali tidak mengambilnya.
Coba tanyakan juga perasaan Anda saat dihadapkan dengan sebuah masalah. Kalau masih ada perasaan yang memengaruhi keputusan, coba kembali tenangkan diri dan berpikir ulang. Keputusan yang diambil terburu-buru berisiko akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

BACA JUGA: Beredar Pelecehan Seksual di Toilet Umum SPBU Cengkareng Viral di Medsos

2. Mendengarkan orang lain
Kebanyakan orang mendengarkan supaya mereka bisa menjawab dan mengembalikan pernyataan orang lain. Namun, jarang ada orang yang mau mendengarkan untuk mengerti. Anda perlu memahami maksud dan keinginan dari orang lain dengan menunjukkan ketertarikan terhadap isi pembicaraan.
Cobalah ajukan pertanyaan dan berikan umpan balik pada momen yang tepat. Perhatikan juga bahasa tubuh dari orang yang sedang berbicara karena itu juga mengandung makna dari ucapan mereka. Mau mendengarkan orang lain juga bisa menurunkan ketegangan yang terjadi dalam bersosialisasi.

3. Gunakan sudut pandang berbeda
Melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda paling sulit dilakukan. Namun, Anda bisa mengambil sesuatu yang berbeda saat mampu melakukannya. Coba sisihkan waktu sejenak untuk melihat apa yang orang lain rasakan jika Anda berada di posisinya.
Dengan begitu, Anda bisa mengetahui hal-hal sederhana yang akan dipikirkan oleh orang lain saat menghadapi masalah. Jadi, Anda bisa berkompromi dengan segala sesuatu yang ada serta mengambil jalan tengah untuk menyelesaikan masalah.

BACA JUGA: Asyik! Simak Perkiraan Jadwal Pencairan THR PNS dan Besarannya Berikut Ini!

4. Memotivasi diri sendiri
Orang dengan EQ yang baik akan mampu memotivasi diri sendiri untuk meraih tujuannya. Anda perlu berfokus pada pekerjaan yang harus diselesaikan tanpa mementingkan imbalan dari orang lain. Mulailah dengan mencatat tujuan yang ingin dicapai, misalnya keberhasilan sebuah proyek atau membantu orang lain untuk bisa menyelesaikan pekerjaannya.
Cobalah untuk selalu berpikir positif dalam melakukan semuanya. Cara termudahnya adalah memikirkan hal-hal yang disukai dalam pekerjaan atau aktivitas dan mengesampingkan segala sesuatu yang Anda benci. Dengan begitu, Anda bisa menularkan energi positif ke orang lain juga.

BACA JUGA: Cara Bersosialisasi dengan Orang Lain dengan Meningkatkan Kecerdasan Emosional

Editor: Reza
    Bagikan: