KPK Kembangkan Kasus Aa Umbara, Geledah Dua Dinas Kabupaten Bandung Barat

Jawa Barat —Kamis, 8 Apr 2021 11:16
    Bagikan:  
KPK Kembangkan Kasus Aa Umbara,  Geledah Dua Dinas Kabupaten Bandung Barat
Dua kantor Dinas di KBB digeledah KPK. (foto:bagdja)


POSKOTAJABAR, NGAMPRAH.

Tim Penyidik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, sebanyak 12 orang, terkait Bupati Kabupaten Bandung Barat  (KBB) Aa Umbara Sutisna yang tersandung dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPA) anggaran Tanggap Darurat Covid-19 yang juga melibatkan anaknya Andri Wibawa, dan sudah ditetapkan oleh KPK-RI sebagai tersangka.

Pihak Penyidik KPK melakukan pengembangan dari kasus tersebut untuk menguatkan bukti-bukti yang akurat, pihaknya  menggeladah Kantor Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung Barat, Selasa (06/04/2021).

Dalam penggeledahan tersebut, pihak Tim Penyidik datang ke KBB sekitar pukul 10.30 WIB,

Pihak Penyidik menggeledah ke lantai 3 Gedung C dan memeriksa ruangan Kantor Bapelitbangda, selama tiga jam lamanya.

Pihak penyidik KPK setelah melakukan penggeledahan dikantor Bapelitbangda, pihak Penyidik KPK, langsung menggeledah Kantor DPMPTSP di lantai 2.

Tim Penyidik datang ke KBB sekitar pukul 10.30 WIB, langsung masuk ke lantai 3 Gedung C menuju Kantor Bapelitbangda. Sekitar tiga jam lamanya, mereka ke luar lagi, lalu masuk ke Kantor DPMPTSP di lantai 2.

BACA JUGA: Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa Lepas Satgas Penanggulangan Bencana ke NTB dan NTT


Lima Koper

Barulah pihak penyidik sekira pukul 16.30 WIB, pihaknya membawa 5 koper besar berwarna hitam, kemudian dimasukan ke enam mobil Kijang Inova yang di parkir di halaman Gedung C.

Sedangkan Kepala DPMTPSP KBB, Ade Zakir sulit ditemui oleh mas media, bahkan oleh salah satu karyawannya menjelaskan bahwa Ade Zakir sudah tidak ada ditempat.

Saat ditemui wartawan sudah tidak ada di tempat. Wartawan yang menunggu di halaman parkir, sempat kecele.

Sama halnya seperti Ade Zakir, Kepala Bapelitbangda Asep Wahyu, sampai pukul 17.15 tidak keluar dari ruangan kerjanya, alasannya menurut Deni Ari Bastian dari bagian Kamdal, Asep Wahyu masih rapat Zoom Meeting.

yang ditunggu hingga pukul 17.15 WIB masih belum ke luar dari ruangan. (Bagdja).

BACA JUGA: Kejagung Sita Mobil Mewah Lexus dan 328 Bidang Tanah dari Tersangka Korupsi Asabri



Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait