Pengamanan Debat Publik Pilkada Pangandaran, 200 Personel Gabungan Diturunkan

Nasional —Selasa, 17 Nov 2020 09:27
    Bagikan:  
Pengamanan Debat Publik Pilkada  Pangandaran, 200 Personel Gabungan Diturunkan
Kabag Ops Polres Ciamis AKP Yopy Mulyawan saat mengikuti Rakor Distribusi Logistik di KPU Pangandaran didampingi Danramil 1320 Pangandan Mayor Inf Ikeu Masrika (foto: dry)


PANGANDARAN, POSKOTAJABAR.

Kepala Kepolisian Resort Ciamis  AKBP Dony Eka Putra melalui Kabag Ops Polres Ciamis AKP Yopy Mulyawan menyebutkan sebanyak 200 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan ajang debat publik Pilkada Kabupeten Pangandaran, yang dijadwalkan pada Rabu (18/11/2020) di Hotel Horison pantai Barat Pangandaran.

"Untuk pelaksanaan debat publik yang berlokasi di Hotel Horison, kami dari Polres Ciamis bersama Kodim 0613 Ciamis menyiapkan sekitar 200 personel yang merupakan gabungan dari TNI Polri," ujarnya kepada POSKOTAJABAR usai menghadiri Rakor Distribusi Logistik di KPU Pangandaran, Senin (16/11/2020).

                                                                                                 Kabag Ops Polres Ciamis AKP Yopy Mulyawan. (foto:dry) 


Selain itu, kata Yopy, untuk personel pengamanan surat suara juga mulai hari ini kita buat sprint penugasan, dan itu gabungan juga dari TNI Polri itu sebanyak 8 personel.

"Jadi dua personel itu ditugaskan satu pengawalan. Pengawalan terbuka yaitu dengan mobil lalu lintas, kemudian 2 personel Sabhara, lalu 2 pengamanan tertutup dari Intel dan 2 personel dari TNI," katanya.


Yopy mengatakan, penjagaan di gudang KPU juga kita siapkan pengamanan yang terdiri dari TNI - Polri dan Satpol PP.

"Untuk di gudang PPK pun nanti sama kita siapkan personel dari TNI-Polri serta Satpol PP," terang Yopy.

Menurut dia, yang menjadi fokus pengamanan itu tentu yang pertama kepada lokasi bangunan, kedua terhadap orang dalam hal ini para pasangan calon serta nanti adanya massa itu yang akan kita sterilisasi.

"Karena berkaitan dengan Covid-19 pun dan aturan dari PKPU juga bahwa yang ikut melaksanakan debat itu terbatas," tuturnya.

Yopy memprediksi, terkait adanya, kerawanan pada hari H debat kandidat, yang pasti kerawanan karena lokasi hotel Horison itu berada di pinggir pantai lalu untuk akses jalan pun sangat kecil, yang pasti disana kerawanannya yang satu itu tadi menumpuknya massa dari kedua pasangan calon.


"Yang kedua kemacetan dan yang ketiga itu tadi berbenturan dengan pelaksanaan orang yang berlibur, itulah kerawanan-kerawanan yang timbul dan yang pasti dengan adanya covid -19, mudah-mudan jangan sampai terjadinya klaster-klaster baru," harapnya.

Terkait nanti terjadinya kemacetan, kata Yopy, nanti kita lihat dari perkiraan Intelejen kalau memang harus kita rekayasa lalulintas kita akan tutup akses dimulai dari Cagar Alam timur.

"Sedangkan dari pantai Barat kita mulai tutup di perapatan Hotel laut biru, jadi arus lalin kita alihkan selama debat berlangsung," pungkasnya. (dry)
Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait