Diduga Banyak yang Belum Miliki IMB, Pemkot Cimahi Sedang Mendata Menara Telekomunikasi

Jawa Barat —Kamis, 19 Nov 2020 16:09
    Bagikan:  
Diduga Banyak yang Belum Miliki IMB,  Pemkot Cimahi Sedang Mendata Menara Telekomunikasi
Tim dari Diskominfoarpus, sedang maraton mengecek tower-tower di Cimahi yang tidak berizin.. (foto :bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bakal terus mendata menara telekomunikasi, sebagai bentuk pengawasan dan pengendalian tower-tower yang sudah dibangun di Kota Cimahi.

 Kepala Bidang Pengendalian E-Goverment dan Persandian pada Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan Kota Cimahi, Agustus Fajar. (foto :bagdja)


“Benar, kami sedang maraton mendata seluruh tower-tower yang ada di Kota Cimahi. Ternyata masih banyak yang tidak mengantongi Izin Mendirikan Bangunan (IMB),” kata Kepala Bidang Pengendalian E-Goverment dan Persandian pada Dinas Komunikasi Informasi Arsip dan Perpustakaan Kota Cimahi, Agustus Fajar, Kamis (19/11/2020).

BACA JUGA :Kebakaran di Sebuah Gudang Pabrik Kasur Pegas di Cibeureum

Menurut Agustus Fajar, hingga saat ini pihaknya baru melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap 48 tower di Kota Cimahi. Rencananya, semua menara telekomunikasi yang ada akan didata dan diperiksa secara bertahap.

"Datanya ada 190-an titik, tapi datanya ada yang masuk susulan tambahan. Kita bertahap karena melakukan pemutakhiran karena keterbatasan SDM," kata Agustus.

BACA JUGA :Tabrakan Maut di Jalan Syech Quro Karawang Renggut Nyawa Pengemudi Motor

Seperti diketahui, Pemkot Cimahi tahun ini sudah membentuk tim terpadu yang berisikan berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait mulai melakukan pemutakhiran data menara telekomunikasi atau tower.

 Apalagi mulai tahun ini tower-tower yang berdiri di Kota Cimahi bakal dipungut retribusinya setelah terbitnya Peraturan Wali (Perwal) Kota Cimahi Nomor 42 Tahun 2020 tentang Tata Cara Pemungutan Retribusi Pengendalian Menata Telekomunikasi.

BACA JUGA :Petugas Cantik Pelipat Surat Suara dihargai Rp 100 Perak per Lembar

 Bahkan tahun ini pihaknya sudah mematok target diangka Rp 34 juta dari retribusi menara telekomunikasi yang akan masuk ke dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Cimahi. 

"Tahun ini, mulai dipungut setelah keluar Perwal," tukasnya. (Bagdja)

 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait