Deteksi Covid-19, KPU Karawang Rapid Tes 43 Ribu Petugas KPPS, Sebelum Pencoblosan 9 Desember 2020

Nasional —Senin, 30 Nov 2020 14:08
    Bagikan:  
Deteksi Covid-19, KPU Karawang Rapid Tes 43 Ribu Petugas KPPS, Sebelum Pencoblosan 9 Desember 2020
elang pencoblosan 9 Desember 2020, KPU Karawang Rapid Tes 43 Ribu Petugas KPPS. (foto:ist)


KARAWANG, POSKOTAJABAR.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang  bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui  Puskesmas di setiap Kecamatan akan melakukan tes cepat deteksi Covid-19 (rapid test) massal kepada 43 Ribu  petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada Kabupaten Karawang Tahun 2020.

BACA JUGA : Jelang Libur Pergantian Tahun, BPC PHRI Pangandaran Targetkan Okupansi Hotel Capai 70 Persen


Hal itu sebagai upaya menjamin pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang sehat pada 9 Desember 2020 mendatang.
Komisioner KPU  Kabupaten Karawang Ikmal Maulana menyampaikan, tes cepat bagi KPPS dan petugas ketertiban TPS, yang akan bertugas TPS tersebar di seluruh kecamatan.
"Ini penting untuk mengantisipasi jika memang ada anggota yang reaktif. Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan, agar pilkada tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19," katanya, Senin (30/11/2020).

BACA JUGA : Polda Jabar akan Memanggil 10 Orang yang Terkait Upaya Menghalangi Data Pasien


Kata dia, petugas mengikuti proses pemeriksaan untuk memastikan siapa pun yang bertugas di tanggal 9 Desember 2020 sehat dan bebas Covid-19.
Menurut Ikmal , dari 43 ribu nanti berjenjang jadi kita laksanakan pada tanggal 30 November sampai tanggal 6 Desember selama 7 hari yang tersebar di Puskesmas Kabupaten Karawang.

"Jadi di bagi. Jadwal pun sudah di siapkan oleh Puskesmas, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada jadi  target 6 Desember sudah selesai di rapid Tes," kata Ikmal.

BACA JUGA : Ratusan Jabatan di Pemkab Cianjur Masih Kosong


Ikmal menambahkan, sebelumnya, badan Adhoc yang lebih dulu bertugas seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga telah menjalani tes cepat serupa sebelum bertugas.
Ikmal juga berpesan, kepada  para petugas KPPS dan petugas ketertiban TPS yang akan menjalani tes cepat, datang sesuai waktu yang telah dijadwalkan.


"Juga menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, tetap menjaga kesehatan dan imun tubuh," tambahnya.
Ikmal juga berharap 100 persen PPK petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada sehat, secara jasmani rohani.


"Dan mampu bekerja sesuai integritas dan tidak menimbulkan dampak terhadap hasil pemilihan yang merugikan pihak mana pun," terangnya.(asl)

 BACA JUGA :Ridwan Kamil Prihatin Ajay Kena OTT KPK, Ngatiyana Jadi Pjs Walikota Cimahi

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait