DPRD Jabar Tandatangani CDPOB, Garut Selatan, Bogor Barat dan Sukabumi Utara

Jawa Barat —Jumat, 4 Dec 2020 15:31
    Bagikan:  
DPRD Jabar Tandatangani CDPOB, Garut Selatan, Bogor Barat dan  Sukabumi Utara
Suasana Rapat Paripurna Persetujuan CDPOB, Garut Selatan, Bogor Barat dan Sukabumi Utara, Jumat (04/12/2020). (foto:Aris)
POSKOTAJABAR, BANDUNG.
DPRD Jabar setujui tiga calon daerah persiapan otonomi baru (CDPOB) dalam rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Jabar Ridwan Kamil, dan para pemangku kepentingan ditiga daerah tersebut, Kabupaten Bogor Barat, Garut Selatan (Garsel), dan Sukabumi Utara, Jumat (04/12/2020).

Persetujuan ini tampaknya, masih membutuhkan proses yang panjang, mengingat Pemerintah Pusat saat ini masih melakukan moraturium daerah pemekaran.

Ketua Komisi I DPRD Jabar, Bedi Budiman mengatakan paparkan, pihaknya telah mengkaji ketiga CDPOB ini dalam pleno rapat kerja Komisi I pada Rabu (2/12/2020), kemarin.

“Maka dengan ini Komisi 1 menyatakan bahwa ketiga daerah tersebut sangat layak untuk disetujui oleh DPRD Jabar bersama Gubernur Jabar sebagai calon daerah persiapan otonomi baru,” katanya.

Maka pada dalam rapat paripurna yang mulia ini, kami memohon kepada pimpinan dan anggota DPRD Jabar untuk dapat memberikan persetujuannya,” tegasnya kembali.

Bedi yakin, dengan persiapan yang matang dan kesigapan para pihak terkait. Apabila nantinya moraturium telah dicabut, ketiga daerah tersebut telah siap untuk dijadikan CDPOB.

"Kami ingatkan bahwa proses berikutnya masih cukup panjang," tuturnya.

Pasalnya, setelah pencabutan moraturium oleh Presiden RI yang berdasarkan masukan dari Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah (DPOD). Terdapat tim independen yang menilai kelayakan untuk dijadikan status CDOB serta dikonsultasikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada DPR atau DPD RI.

"Setelah status CDPOB disahkan, maka butuh tiga tahun bagi ketiga daerah tersebut untuk melakukan persiapan tersebut. Kemudian akan diuji kelayakannya untuk diteruskan menjadi DOB atau dinyatakan gagal sehingga dikembalikan ke daerah induk," ujarnya.

Dengan demikian, Komisi I DPRD Jabar mengimbau bagi semua pihak terkait untuk bersungguh-sungguh bersinergi untuk mengawal misi pemekaran tersebut hingga berhasil.

Dalam rapat paripurna tersebut Pimpinan DPRD dan Gubernur Jabar telah menandatangani naskah persetujuan pemekaran Kabupaten Garut Selatan, Bogor Barat, dan Sukabumi Utara menjadi calon daerah otonomi baru.

Sebagaimana diketahui, tahun 2007 Pemprov Jabar telah mengusulkan 3 usulan pembentukan DOB, Kabupaten Bogor Barat, Kabupaten Sukabumi Utara, dan Kabupaten Garut Selatan.

Usulan tersebut juga sudah ditindaklanjuti pemerintah pusat, dan tahun 2009 sudah masuk ke dalam Ampres (RUU). Proses terhenti karena berlakunya moratorium.

Meskipun saat ini moratorium masih berlaku, pemerintah memberikan peluang kepada daerah untuk menyampaikan usulan pembentukan CDPOM, ketentuan persyaratan disesuaikan dengan ketentuan di dalam UU No23/2014.

Daerah persiapan otonomi baru akan ditetapkan dengan peraturan pemerintah dan dievaluasi oleh pemerintah selama tiga tahun, sebelum ditetapkan dengan undang-undang. (Aris)
Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait