Pasien Corona di Wisma Haji Tasikmalaya Minim Pengawasan dari Dinas Kesehatan

Jawa Barat —Sabtu, 5 Dec 2020 20:39
    Bagikan:  
Pasien Corona di Wisma Haji Tasikmalaya Minim Pengawasan dari Dinas Kesehatan
Petugas jaga Gd. Islamic center dan Wisma Haji jajang

POSKOTA JABAR, TASIKMALAYA.

Seorang petugas Penjaga Gedung Islamic Center yang berada di Kabupaten Tasikmalaya, Jajang, mengatakan, tempat isolasi pasien Korona di wisma haji Tasikmalaya minim pengawasan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, padahal pasien dengan jumlah total 32 orang itu harus benar-benar di awasi kesembuhannya maksimal oleh dokter maupun perawat yang menangganinya, Sabtu (5/12/2020).

BACA JUGA :  Suherman Tewas Tenggelam di Pantai Cilegon Banten

Menurut Jajang menyampaikan pasien Covid-19 yang menjalani isolasi di Wisma Haji Kabupaten Tsikmalaya sekarang berjumlah 18 orang, tapi sayangnya sejak dioperasionalkan pekan lalu, Wisma Haji ini minim pengawasan dari petugas medis.

Pantauan di lapangan POSKOTA JABAR sekitar pukul 15.00 WIB, tidak terlihat penjagaan petugas dari Tim medis kesehatan, seolah-olah pasien covid-19 tersebut di abaikan dan tak di urus.

BACA JUGA : Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Kembali Naik Drastis

Kata dia, Pengantar makanan untuk pasien covid-19 juga selalu di berikan oleh petugas security tanpa menggunakan APD lengkap dan hanya menggunakan masker dan sarung tangan, tuturnya

Tambah ia, Serta pintu masuk ke Gedung Islamic center maupun ke gedung-gedung lainnya tidak ada satupun pengumuman yang menyatakan wisma haji digunakan lokasi isolasi mandiri.Padahal lokasi wisma haji berada di kawasan gedung Islamic Center, kantor ormas dan lembaga keislaman lain yang banyak dikunjungi warga.

Bahkan, setiap pagi petugas security, hanya bisa mengeluarkan pasien terpapar Covid-19 keluar dari gedung untuk berolah raga tanpa pendampingan dari petugas medis.

Saat di temui dalam kunjungan forkopimda Provinsi Jawa Barat ke kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya, beberapa hari lalu, Pjs, Bupati Hening Widiatmoko, disingung mengenai tidak adanya pengawasan dari medis pihaknya justru menyampaikan dan mengakui bahwa Wisma Haji sudah ada tim kesehatan," ucapnya

Akan tetapi setelah di temui petugas security yang berada di Wisma Haji oleh POSKOTA JABAR, tidak ada satupun petugas yang mengawasi kegiatan.

Hal ini membuat warga masyarakat sekitar resah, dan khawatir pasien terpapar Covid-19 bebas keluar masuk hingga menularkan pada warga sekitar wisma haji, karena warga sekitar Wisma Haji tidak Tahu menahu kalau Wisma Haji akan di pakai oleh Pasien Covid-19," ungkap warga yang tidak mau di sebut namanya itu.

"Gerbang masuk pintu utama pun hanya ada petugas security (satpam) dan Anggota TNI dari koramil singaparna yang menjaga , itu pun tanpa menggunakan APD lengkap, padahal ranah dalam penangganan covid-19, ada pada Dinas kesehatan dengan menggunakan APD lengkap bukan dari Anggota Security dan Babinsa Singaparna," paparnya. (Kris)

Editor: Ririn
    Bagikan:  


Berita Terkait