Hari Ini 8 Desember, Tepat 40 Tahun yang Lalu, John Lennon Tewas Ditembak Penggemarnya

Gaya Hidup —Selasa, 8 Dec 2020 15:16
    Bagikan:  
Hari Ini 8 Desember, Tepat 40 Tahun yang Lalu, John Lennon Tewas Ditembak Penggemarnya
(foto:grammy.com)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Hari Ini 8 Desember, Tepat 40 Tahun yang Lalu, John Lennon Tewas Ditembak Penggemarnya - John Lennon menjadi bagian dari kejayaan The Beatles di era 1960-an hingga 1970-an band. Bersama Paul McCartney, Ringo Starr dan George Harrison, mereka sukses merajai musik dunia dengan lagu-lagu mereka yang bisa kita dengarkan hingga kini.

Hari Ini 8 Desember, Tepat 40 Tahun yang Lalu, John Lennon Tewas Ditembak Penggemarnya - The Beatles mencapai popularitas sensasional pada dekade 1960-an hingga bubar pada 1970 karena konflik internal. Semua personil melanjutkan karir bermusik mereka masing-masing. Dimulai dari solo karirnya George Harrison dan Ringo Starr, Paul McCartney membentuk The Wings hingga John Lennon yang bersolo karir hingga jadi aktivis perdamaian sebelum tewas pada 8 Desember 1980 atau tepat 40 tahun hari ini.

John Lennon as 'stay-at-home dad': Inside his final years

(foto:nbcnews)

BACA JUGA : Polisi Membekuk Tiga Orang Pencuri Motor yang Tengah Beraksi

Seorang pria berusia 40 tahun itu memasuki gedung apartemen mewahnya di Manhattan beberapa saat kemudian Mark David Chapman menembaknya sebanyak empat kali dari jarak dekat dengan revolver caliber 38.

John Lennon yang gagah itu jatuh tersungkur, dengan baju berlumuran darah dan matanya melotot. Dia yang mengalami pendarahan hebat kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat tetapi meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit. 

 

Telah Berencana Bunuh John Lennon

Sebelum kejadian memilukan tersebut terjadi, Chapman diketahui telah menerima tanda tangan dari John Lennon pada hari sebelumnya dan secara sukarela tetap berada di lokasi penembakan sampai dia diangkut polisi.

Selama satu minggu, ratusan penggemar yang berduka berjaga di luar gedung apartemen tempat Lennon tewas dan berita duka atas matinya musisi legendaris itu diadakan di seluruh dunia.

John Lennon | Biography, Songs, Albums, Death, & Facts | Britannica

(foto:nbc)

BACA JUGA : Menteri Sosial Juliari Peter Batubara Pakai Rompi Oranye dan Resmi Ditahan KPK

John Lennon adalah salah satu sosok frontman dibalik meroketnya popularitas The Beatles pada abad ke-20. Pemimpin band lainnya adalah Paul McCartney, tetapi anggota lainnya George Harrison dan Ringo Starr terkadang menulis dan menyanyikan lagu mereka juga. John Lennon yang dikenal sebagai pribadi kritis dan ganteng itu selalu memikat dimanapun dia berada.

 

John Lennon dan The Beatles

The Beatles yang berasal dari Liverpool, Inggris, The Beatles dipengaruhi oleh rock and roll Amerika awal, The Beatles menggemparkan Inggris pada tahun 1963 dengan single "Please Please Me." “Beatlemania” menyebar ke Amerika Serikat pada tahun 1964 dengan dirilisnya lagu berjudul “I Want to Hold Your Hand,” diikuti dengan tur Amerika Serikat yang sensasional.

The Beatles berhasil menjual jutaan kopi album dan lagu mereka. Mereka juga sempat membintangi film hit seperti A Hard Day’s Night (1964). Penampilan live mereka hampir selalu mengalami kerusuhan, dengan gadis-gadis remaja berteriak dan pingsan saat pacar mereka mengangguk mengikuti irama musik yang menarik. 

 John Lennon: Remembering the great musician

(foto:cnn)

BACA JUGA : KPU Karawang dan Satgas Covid-19 Pastikan Masyarakat Aman Saat Pencoblosan Pilkada

John Lennon dianggap sebagai anggota Beatles yang intelektual dan tentunya yang paling vokal dari keempat personil lainnya. Dia juga dikenal akan pernyataan yang kontroversialnya  pada tahun 1966 ketika dia menyatakan bahwa The Beatles "lebih populer daripada Yesus", yang memicu pembakaran massal rekaman Beatles di American Bible Belt. Tak lama 4 tahun kemudian, The Beatles bubar dan mereka masing-masing bersolo karir. 

 

John Lennon Pasca The Beatles Bubar

John Lennon kemudian menjadi aktivis anti-perang dan 'bermain-main' dengan komunisme dalam lirik hit solo seperti lagu "Imagine" yang melegenda itu. Lagu itu direkam setelah The Beatles bubar pada tahun 1970. Pada tahun 1975, Lennon keluar dari bisnis musik untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan istrinya, Yoko Ono yang keturunan Jepang.

Pada tahun 1980, ia kembali dengan album Double-Fantasy, album yang mendapat banyak pujian karena bertemakan perasaan cintanya pada Yoko dan menampilkan lagu-lagu yang ditulis olehnya secara pribadi.

Pada 8 Desember 1980, kehidupan rumah tangga Lennon yang damai di Upper West Side, New York dihancurkan oleh Mark David Chapman. Psikiater menganggap Chapman sebagai psikotik. Dia diperintahkan untuk mengaku tidak waras dalam pengadilan, tapi malah mengaku bersalah dan bertanggung jawab atas pembunuhan sang idolanya.

 

Chapman Divonis 20 Tahun

Chapman dijatuhi hukuman 20 tahun hingga seumur hidup. Pada tahun 2000, petugas penjara Negara Bagian New York menolak sidang pembebasan bersyarat Chapman, mengatakan kepadanya bahwa "tindakan kejam dan kekerasannya tampaknya didorong oleh kebutuhan Anda untuk diakui". Chapman pun tetap di balik jeruji besi.

 

John Lennon, 40 Tahun, 8 Desember, John Lennon Tewas, 8 Desember

Editor: Dikki
    Bagikan:  


Berita Terkait