Pelatih Persib Bandung Menyebut Tahun 2020 Menjadi Musim yang Sulit Bagi Para Pelatih Klub Liga 1

Persib Bandung —Rabu, 16 Dec 2020 17:14
    Bagikan:  
Pelatih Persib Bandung Menyebut Tahun 2020 Menjadi Musim yang Sulit Bagi Para Pelatih Klub Liga 1
Tim pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts, Budiman, Yaya Sunarya, dan Luizinho Passos tengah berdiskusi. (Persib)

POSKOTAJABAR, BANDUNG.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menyebut tahun 2020 ini menjadi musim yang sangat sulit bagi tim pelatih. Tak hanya bagi pelatih Persib Bandung, tapi semua klub peserta Liga 1 2020. Sebab, tim pelatih harus memutar otak merancang program latihan akibat ketidakpastian kompetisi di tengah pandemi Covid-19.

Untuk itu, Robert menilai pentingnya menjalin komunikasi secara intensif. Terutama dengan tim pelatih yang mesti rutin menyusun program latihan mandiri. 

BACA JUGA:  Bareskrim Polri Sudah Periksa 35 Orang Saksi Dalam Kasus Tewasnya Enam Laskar FPI

"Tahun ini, menjadi musim yang sangat sulit. Karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Jadi, kami harus terus menjalin komunikasi untuk menjaga semangat dan menyusun program," ujar pria berkebangsaan Belanda itu. 

Sebelumnya, Robert merasa bersyukur bisa berkolaborasi dengan tim pelatih Persib yaitu Budiman (asisten pelatih), Yaya Sunarya (pelatih fisik), Luizinho Passos (pelatih kiper), Gilang Kusuma (pelatih freeletics), dan divisi sport science. 

"Kami terus melakukan yang bisa dilakukan untuk tim ini. Saya juga mengedepankan diskusi kepada tim pelatih terhadap ide dan gagasan baru. Sangat penting untuk tim pelatih memahami karakter satu sama lain saat bekerja bersama," tuturnya.

Ia mengaku senang dengan kolaborasi yang ditunjukkan tim pelatih sejauh ini. Sejak hampir dua tahun mengarsiteki skuad Pangeran Biru, Robert merasa nyaman dan berharap kerja sama ini berjalan baik.

"Kami selalu bersama satu jam sebelum memulai sesi latihan. Di sana kami mendiskusikan materi yang akan disajikan dan program latihan yang sudah dijalankan. Itulah bagaimana kami bekerja sama dan berkolaborasi selama ini," katanya.

BACA JUGA:  Kebangkitan UMKM Harus Jadi Target Prioritas Perekonomian Daerah

Robert sendiri memberikan kesempatan setiap individu untuk berkembang. Oleh sebab itu, ia sangat terbuka dengan masukan dan ide dari setiap pelatih.

"Sangat penting untuk tim pelatih memahami karakter satu sama lain saat bekerja bersama. Saya lebih menyukai setiap pelatih memainkan perannya secara independen dengan mengedepankan apa yang mereka kuasai," tambah pria asal Belanda tersebut. (nang's)
 

Editor: Setiawan
    Bagikan:  


Berita Terkait