Gagal Merampas Motor Malah Dibekuk Polres Indramayu

Kriminal —Kamis, 17 Dec 2020 07:34
    Bagikan:  
Gagal Merampas Motor Malah Dibekuk Polres Indramayu
Wakapolres Indramayu Kompol Galih Wardana menerangkan penangkapan pelaku yang mencoba merampas sepeda motor di Patrol.(foto: Yan)

POSKOTA JABAR, INDRAMAYU.

Dua pemuda gagal merampas sepeda motor malah  dibekuk  Satreskrim Polres Indramayu usai  menodongkan sebilah senjata runcing  dan bermaksud  merampas sepeda motor  Ade Irawan, warga jalan Sawah Laut Kepuh, Desa Patrol Lor, Kecamatan Patrol, Indramayu, Jawa Barat, Rabu (16/12/2020).

Wakapolres Indramayu Kompol Galih Wardana kepada wartawan di Mapolres Indramayu Rabu (16/12/2020) mengemukakan, korban Ade Irawan awalnya tengah mengendarai motor berboncengan dengan Mela. Dalam perjalanan korban diberhentikan pelaku SK, 23 yang berpura-pura meminta rokok.

BACA JUGA : Bersaksi di Polda Jabar, Gubernur Jabar "Nyanyi ", Minta Menkopolhukam Diperiksa

 

 Usai diberi rokok, tiba-tiba SK mengeluarkan sebilah senjata runcing dari balik selipan baju dan menodongkan ke korban.

“Melihat pelaku menodongkan senjata tajam, korban berusaha merebutnya dan berteriak meminta tolong. Pelaku ketakutan dan kabur,” ujar Wakapolres Indramayu Kompol Galih Wardana.

 Korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Patrol  dan tak lama Satreskrim Polsek Patrol jajaran Polres Indramayu berhasil mengamankan kedua tersangka.

BACA JUGA   : Dokter Senior di Tasikmalaya Terpapar Covid-19 Dirujuk ke Jakarta Menggunakan Pesawat

 

Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat warna hitam dan 1 buah senjata penusuk bergagang besi  yang panjangnya  40 cm.

 “Atas perbuatanya itu  tersangka dijerat Pasal 368 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP atau Pasal 335 ayat (1) KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke 1 KUHP dan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang No.12 atau Darurat atau Tahun 1951 dengan ancaman pasal 368 KUHP ayat 1 ancaman paling lama 9 tahun, pasal 335 ayat 1 paling lama 1 tahun atau denda paling banyak 4500 rupiah dan UU Darurat No.12 tahun 1951 ancaman paling lama 12 tahun,” ujar Kompol Galih Wardani. (Yan)

BACA JUGA : Seorang Vokalis Band Babak Belur Dikeroyok Lima Satpam Terekam Kamera CCTV



 

 

Editor: Suherlan
    Bagikan:  


Berita Terkait